Chelsea – Meraih kemenangan penting dengan skor 2-0 saat menghadapi Brentford dalam lanjutan Premier League di Stadion Stamford Bridge pada Sabtu, 17 Januari 2026. Meski berhasil mengamankan tiga poin, pelatih Liam Rosenior menilai performa timnya belum mencerminkan kualitas terbaik Chelsea. Ia menekankan bahwa faktor non-teknis sangat memengaruhi jalannya pertandingan.
Selain fokus pada hasil akhir, Rosenior mengajak publik melihat konteks yang lebih luas. Ia menjelaskan bahwa kondisi fisik pemain tidak berada pada level ideal akibat virus yang menyerang skuad sepanjang pekan sebelum laga. Oleh karena itu, Chelsea tidak mampu mendominasi permainan seperti yang biasa mereka tampilkan di Stamford Bridge.
Gangguan Kesehatan Menghambat Intensitas Permainan Chelsea
Sepanjang persiapan menuju pertandingan, Chelsea menghadapi situasi sulit akibat masalah kesehatan yang menyebar di dalam tim. Rosenior menyebut bahwa hampir seluruh pemain merasakan dampak virus tersebut. Kondisi ini memengaruhi kebugaran, daya tekan, serta kualitas penguasaan bola selama pertandingan.
Bahkan, satu pemain harus absen sepenuhnya. Estevao tidak dapat tampil karena mengalami demam tinggi. Selain itu, beberapa pemain lain tetap bermain meski merasakan gangguan di bagian dada. Akibatnya, Chelsea kesulitan membangun ritme permainan sejak menit awal.
Dengan situasi tersebut, Rosenior menilai timnya menunjukkan komitmen luar biasa. Para pemain tetap berjuang dan menjalankan instruksi meski kondisi tubuh tidak sepenuhnya siap. Namun demikian, ia mengakui bahwa masalah kesehatan tersebut mengurangi kualitas permainan dengan bola.

Pemain Chelsea merayakan kemenangan 2-0 atas Brentford pada lanjutan Liga Inggris (Premier League) 2025-2026 di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (17/1/2026). (Foto oleh Henry NICHOLLS / AFP) (AFP/HENRY NICHOLLS)
Statistik Menunjukkan Dominasi Brentford
Secara statistik, Brentford tampil lebih agresif sepanjang laga. Tim asuhan Keith Andrews melepaskan 16 tembakan ke arah gawang Robert Sanchez. Sebaliknya, Chelsea mencatatkan jumlah percobaan yang lebih sedikit ke gawang CaoimhĂn Kelleher.
Meski begitu, Chelsea tetap mampu mengontrol momen krusial pertandingan. Gol pembuka dari Joao Pedro serta penalti penutup dari Cole Palmer memastikan kemenangan tuan rumah. Rosenior pun menegaskan bahwa skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan.
Oleh sebab itu, ia memilih pendekatan pragmatis. Chelsea sengaja membiarkan Brentford lebih banyak menguasai bola sambil menunggu celah untuk melakukan serangan efektif. Strategi ini membantu tim mengurangi tekanan di tengah kondisi fisik yang kurang ideal.
Joao Pedro Menjadi Figur Kunci di Lini Depan
Dalam laga tersebut, Joao Pedro tampil sebagai sosok yang paling mencuri perhatian. Penyerang asal Brasil itu tidak hanya mencetak gol ketujuhnya di Premier League musim ini, tetapi juga menunjukkan kontribusi menyeluruh di lapangan. Rosenior secara khusus memuji kerja keras, agresivitas, dan determinasi pemain tersebut.
Chelsea memilih gaya bermain yang lebih langsung pada fase awal pertandingan. Pendekatan ini bertujuan untuk meminimalkan tekanan dari Brentford. Dalam situasi tersebut, Joao Pedro memenangkan hampir seluruh duel penting dan membantu tim keluar dari tekanan.
Lebih jauh lagi, Rosenior menyoroti satu momen penting di babak pertama. Saat Brentford melancarkan serangan balik, Joao Pedro berlari hampir sepanjang lapangan untuk melakukan tekel krusial. Aksi tersebut menunjukkan mentalitas dan komitmen yang ingin Rosenior bangun dalam timnya.
Enzo Fernandez Menunjukkan Kualitas Kelas Dunia
Selain Joao Pedro, Enzo Fernandez juga mendapat pujian tinggi dari Rosenior. Gelandang asal Argentina itu tampil konsisten dan memberikan pengaruh besar di lini tengah. Ia menjaga keseimbangan permainan serta membantu transisi bertahan dan menyerang dengan efektif.
Rosenior mengaku sangat terkesan dengan kualitas Enzo Fernandez. Ia bahkan menyinggung pengalamannya menyaksikan sang pemain saat tampil di final Piala Dunia. Menurutnya, kehebatan Enzo semakin terasa ketika melihat langsung kepribadian dan etos kerjanya di lapangan.
Dengan performa tersebut, Enzo kembali menegaskan perannya sebagai motor permainan Chelsea. Ia tidak hanya mengatur tempo, tetapi juga memberikan stabilitas di tengah tekanan lawan.
Evaluasi dan Tantangan Chelsea ke Depan
Kemenangan atas Brentford memberikan hasil positif bagi Chelsea. Namun, pertandingan ini juga menghadirkan catatan evaluasi penting. Masalah kebugaran, efektivitas penguasaan bola, serta intensitas permainan masih memerlukan perhatian serius.
Ke depan, Chelsea perlu memastikan kondisi fisik pemain kembali optimal. Dengan skuad yang sehat, Rosenior optimistis timnya dapat tampil lebih dominan dan konsisten. Jika Chelsea mampu menggabungkan efektivitas hasil dengan kualitas permainan, maka peluang bersaing di papan atas Premier League akan semakin terbuka.