Suzuki – Akan segera memperkenalkan mobil listrik terbarunya di Indonesia. Produk yang dikabarkan muncul adalah eVitara, dan perusahaan akan menampilkan mobil ini pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang berlangsung pada 5–15 Februari di Kemayoran, Jakarta. Peluncuran ini menandai langkah tegas Suzuki untuk memasuki era elektrifikasi penuh di Tanah Air dan menjawab tren global mobil ramah lingkungan.

Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Ismi Himawan Saputra, menegaskan bahwa awal tahun ini perusahaan akan memperkenalkan mobil listrik secara resmi. Meskipun Suzuki belum mengungkap semua detail model, Dony meminta publik dan media menunggu informasi resmi dalam beberapa hari mendatang. “Kami meminta rekan-rekan bersabar, pengumuman resmi akan kami sampaikan tidak lebih dari satu minggu,” ujarnya di Jakarta, Kamis (29/1).

Strategi Suzuki dalam Era Elektrifikasi

Sebelum menghadirkan eVitara, Suzuki fokus mengembangkan mobil mild hybrid, seperti Ertiga, XL7, Fronx, dan Grand Vitara. Strategi ini membantu perusahaan menyesuaikan diri dengan tren kendaraan ramah lingkungan sebelum meluncurkan model listrik penuh. Kehadiran eVitara menegaskan bahwa Suzuki bergerak cepat untuk bersaing dalam segmen Battery Electric Vehicle (BEV).

Selain itu, strategi bertahap ini memungkinkan Suzuki menguji respons pasar dan memperkuat basis teknologi elektrifikasi. Dengan langkah tersebut, perusahaan siap menjawab kebutuhan konsumen yang semakin mencari kendaraan hemat energi tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa.

Suzuki eVitara

Suzuki eVitara akan meluncur di lantai pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, pada 5-15 Februari di Kemayoran, Jakarta.

Spesifikasi dan Keunggulan eVitara

eVitara memiliki dimensi panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.635 mm. Mobil ini menggunakan platform terbaru HEARTECT-e, yang memberikan fondasi kokoh dan ringan. Sebelumnya, Suzuki memamerkan eVitara dalam bentuk konsep eVX, yang menarik perhatian publik dan mendapatkan respons positif.

Mobil ini menawarkan dua pilihan baterai, yaitu 49 kWh dan 61 kWh. Varian dengan kapasitas baterai terbesar mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian. Fitur ini memberi kemudahan bagi pengguna yang melakukan perjalanan jauh, sekaligus menegaskan posisi eVitara sebagai salah satu mobil listrik paling efisien di segmennya.

Selain itu, desain eVitara menggabungkan tampilan modern dan futuristik, menghadirkan kesan dinamis sekaligus elegan. Suzuki menyematkan fitur-fitur canggih yang mendukung kenyamanan dan keamanan pengendara. Kombinasi performa baterai, desain ergonomis, dan teknologi terbaru membuat eVitara menarik bagi konsumen yang mencari mobil listrik fungsional dan stylish.

Persaingan Pasar Mobil Listrik

Pasar mobil listrik di Indonesia semakin kompetitif. Toyota sudah meluncurkan model serupa, yaitu Urban Cruiser EV, yang menjadi kembaran eVitara. Toyota mulai menjual Urban Cruiser EV sejak November 2025 dengan harga Rp759 juta. Kehadiran eVitara membuka alternatif baru bagi konsumen, sekaligus mendorong persaingan yang sehat di segmen kendaraan listrik.

Dengan lebih banyak pilihan di pasar, konsumen kini dapat membandingkan performa, kapasitas baterai, desain, dan harga sebelum memutuskan kendaraan listrik mana yang sesuai. Kehadiran Suzuki menunjukkan bahwa perusahaan berkomitmen tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menghadirkan inovasi nyata untuk mobilitas berkelanjutan.

Antisipasi Publik dan Harapan

Masyarakat dan media kini menantikan pengumuman lengkap terkait harga, paket penjualan, dan fitur tambahan eVitara. Peluncuran di IIMS 2026 menjadi kesempatan strategis bagi Suzuki untuk menarik perhatian konsumen sekaligus memperkuat citra sebagai pelopor mobil listrik di Indonesia.

Dengan kombinasi efisiensi baterai, desain modern, dan platform inovatif, eVitara berpotensi menjadi pilihan utama konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan sekaligus praktis. Kehadirannya menegaskan bahwa Suzuki siap memimpin langkah transformasi industri otomotif Indonesia menuju era elektrifikasi penuh.