Liga Arab Saudi – Terus berkembang seiring meningkatnya investasi besar dalam dunia sepak bola. Salah satu klub yang menunjukkan tekad paling kuat adalah Al Ittihad. Klub raksasa tersebut secara terbuka menyimpan mimpi besar untuk menghadirkan Lionel Messi ke kompetisi domestik mereka. Melalui kepemimpinan Anmar Al Haili, Al Ittihad menegaskan bahwa faktor finansial tidak menjadi hambatan utama.
Sejak Lionel Messi masih memperkuat Paris Saint-Germain, Al Ittihad sudah memasukkan namanya ke dalam daftar target utama. Manajemen klub bahkan menyiapkan dana dalam jumlah luar biasa besar. Nilai yang beredar mencapai 1,4 miliar euro, angka yang mencerminkan keseriusan sekaligus ambisi jangka panjang klub berjuluk The Chief tersebut. Dengan pendekatan ini, Al Ittihad berupaya menempatkan Liga Arab Saudi sejajar dengan liga elite dunia.
Penolakan Messi dan Pilihan Karier di Amerika Serikat
Namun demikian, rencana besar Al Ittihad tidak berjalan sesuai harapan. Lionel Messi memilih jalur berbeda ketika ia meninggalkan Paris Saint-Germain pada 2023. Alih-alih menerima tawaran fantastis dari Arab Saudi, Messi memutuskan untuk bergabung dengan Inter Miami di Major League Soccer. Keputusan tersebut menegaskan bahwa Messi tidak selalu menempatkan uang sebagai prioritas utama.
Dalam konteks ini, Messi lebih mengedepankan faktor keluarga dan kualitas hidup. Ia memilih Amerika Serikat sebagai destinasi baru karena ingin memberikan lingkungan yang nyaman bagi keluarganya. Oleh karena itu, tawaran cek kosong dari Al Ittihad tidak mampu mengubah arah keputusannya.

https://x.com/LeoMessiFanZone/status
Transformasi Inter Miami Bersama Messi
Setelah bergabung dengan Inter Miami, Messi langsung memberikan dampak signifikan. Klub yang sebelumnya berstatus underdog menjelma menjadi kekuatan baru di MLS. Kehadiran Messi meningkatkan kualitas permainan, popularitas klub, serta daya tarik liga secara keseluruhan. Lebih jauh lagi, Inter Miami berhasil meraih prestasi yang mengangkat status mereka di kancah sepak bola Amerika.
Sebagai bentuk apresiasi, manajemen Inter Miami memberikan perpanjangan kontrak kepada Messi hingga 2028. Keputusan ini memperlihatkan komitmen jangka panjang klub terhadap proyek yang mereka bangun bersama sang megabintang. Dengan kontrak baru tersebut, Messi memiliki peran sentral dalam pengembangan sepak bola di kawasan tersebut.
Ketertarikan Al Ittihad yang Tak Pernah Padam
Meskipun Messi telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Inter Miami, Al Ittihad tidak menghentikan minatnya. Presiden klub, Anmar Al Haili, secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk membawa Messi ke Arab Saudi. Ia menegaskan bahwa pintu Al Ittihad akan selalu terbuka bagi kapten tim nasional Argentina tersebut.
Al Haili bahkan menyampaikan kesiapan klub untuk memberikan kebebasan penuh dalam urusan kontrak. Ia menyatakan bahwa Messi dapat menentukan sendiri nilai kesepakatan yang diinginkan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Al Ittihad memandang kehadiran Messi sebagai investasi strategis, bukan sekadar pembelian pemain.
Nilai Ekonomi dan Dampak Global Messi
Menurut Al Haili, kehadiran Messi di Liga Arab Saudi akan memberikan dampak yang jauh melampaui aspek olahraga. Messi dianggap mampu meningkatkan nilai komersial liga, menarik perhatian global, serta mempercepat pertumbuhan industri sepak bola di kawasan tersebut. Dengan kata lain, Al Ittihad melihat Messi sebagai katalis transformasi besar.
Lebih lanjut, Al Haili menyampaikan keyakinan bahwa liga akan meraih legitimasi internasional bahkan sebelum musim dimulai jika Messi mengenakan seragam Al Ittihad. Pandangan ini menegaskan betapa tinggi nilai simbolis Messi dalam sejarah sepak bola dunia.
Ambisi, Realitas, dan Masa Depan
Pada akhirnya, kisah ketertarikan Al Ittihad terhadap Lionel Messi menggambarkan pertemuan antara ambisi besar dan realitas pilihan individu. Di satu sisi, Liga Arab Saudi menunjukkan keseriusan membangun kekuatan global melalui investasi masif. Di sisi lain, Messi menunjukkan bahwa keputusan karier juga dipengaruhi oleh faktor non-finansial.
Meski peluang kepindahan Messi ke Al Ittihad belum terwujud, cerita ini tetap mencerminkan perubahan lanskap sepak bola modern. Klub-klub di luar Eropa kini memiliki daya tarik yang kuat dan visi jangka panjang yang jelas. Oleh karena itu, masa depan sepak bola global akan terus menghadirkan dinamika menarik antara ambisi finansial, nilai personal pemain, dan strategi pengembangan liga.