Pemerintah Indonesia – kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung olahraga prestasi nasional. Melalui kebijakan resmi, pemerintah mengalokasikan bonus sebesar Rp465,25 miliar bagi atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali pada SEA Games 2025. Kebijakan ini menjadi bentuk penghargaan nyata atas kerja keras, dedikasi, dan perjuangan atlet Indonesia di tingkat Asia Tenggara.

Sebagai langkah simbolis, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan penghargaan tersebut kepada atlet yang menghadiri undangan resmi di Istana Negara, Jakarta. Momentum ini mempertegas peran negara dalam memberikan pengakuan langsung kepada para peraih prestasi olahraga.

Landasan Regulasi Pemberian Bonus Atlet dan Pelatih

Pemerintah menetapkan pemberian bonus melalui Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 219 Tahun 2025. Regulasi ini mengatur secara rinci mekanisme pemberian penghargaan olahraga kepada atlet dan pelatih berprestasi pada penyelenggaraan SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga memperkuat kepastian hukum dalam sistem penghargaan olahraga nasional. Selain itu, pemerintah menghadirkan transparansi dalam penentuan besaran bonus agar setiap atlet dan pelatih memperoleh hak secara adil dan proporsional.

Bonus Atlet

Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Menpora Erick Thohir (kiri) menyerahkan buku tabungan kepada atlet skateboard Basral Graito (kedua kanan) saat penyerahan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). Pemerintah menyerahkan bonus senilai Rp465,25 miliar kepada seluruh atlet dan ofisial Indonesia peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc

Capaian Medali Indonesia Melampaui Target Nasional

Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan pada SEA Games 2025. Atlet Indonesia berhasil mengoleksi 333 medali, yang terdiri dari 91 emas, 154 perak, dan 108 perunggu. Perolehan ini melampaui target awal Kemenpora yang menetapkan 80 medali emas sebagai sasaran.

Capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga. Selain itu, hasil ini juga menunjukkan efektivitas program pelatihan nasional yang dijalankan secara konsisten. Oleh karena itu, pemerintah menilai bonus yang diberikan sebanding dengan pencapaian yang diraih.

Skema Bonus Atlet Berdasarkan Kategori Pertandingan

Pemerintah menetapkan skema bonus yang berbeda berdasarkan kategori pertandingan. Atlet perorangan peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp1 miliar. Selanjutnya, atlet perorangan peraih perak memperoleh Rp315 juta, sedangkan peraih perunggu menerima Rp157,5 juta.

Sementara itu, atlet ganda mendapatkan bonus Rp800 juta untuk emas, Rp252 juta untuk perak, dan Rp126 juta untuk perunggu. Di sisi lain, atlet beregu memperoleh Rp500 juta untuk emas, Rp220,5 juta untuk perak, serta Rp110,25 juta untuk perunggu. Skema ini menunjukkan penghargaan proporsional sesuai tingkat kerja sama dan kompleksitas pertandingan.

Penghargaan Finansial bagi Pelatih Berprestasi

Pemerintah juga memberikan perhatian besar kepada peran pelatih. Pelatih perorangan dan ganda memperoleh bonus Rp300 juta untuk medali emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu. Sementara itu, pelatih beregu menerima Rp400 juta untuk emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu.

Lebih lanjut, pemerintah mengatur bonus bagi pelatih yang mendampingi atlet dalam perolehan medali kedua dan seterusnya. Dalam kategori ini, pelatih memperoleh Rp150 juta untuk emas, Rp63 juta untuk perak, dan Rp31,5 juta untuk perunggu. Ketentuan ini mendorong konsistensi pelatih dalam menjaga performa atlet.

Mekanisme Penyaluran Bonus dan Penanggung Pajak

Pemerintah memastikan proses pencairan bonus berlangsung cepat dan akuntabel. Seluruh bonus akan ditransfer langsung ke rekening atlet dan pelatih melalui Bank BRI. Dengan mekanisme ini, atlet dan pelatih dapat menerima haknya tanpa hambatan administratif.

Selain itu, Kemenpora menanggung seluruh kewajiban pajak atas bonus tersebut. Kebijakan ini memberikan kepastian bahwa atlet dan pelatih menerima bonus secara penuh sesuai nominal yang di tetapkan.

Implikasi Kebijakan terhadap Prestasi Olahraga Nasional

Pemberian bonus SEA Games 2025 tidak hanya berfungsi sebagai penghargaan, tetapi juga berperan sebagai instrumen motivasi jangka panjang. Kebijakan ini mendorong atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing di level regional maupun internasional.

Dengan dukungan regulasi, pendanaan, dan apresiasi yang berkelanjutan, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat prestasi olahraga nasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelatih, dan atlet perlu terus dijaga demi keberlanjutan prestasi di masa depan.