Cookies Dubai Chewy – tren cokelat dan dessert khas Dubai terus menarik perhatian pencinta kuliner global. Pada tahun ini, perhatian publik tertuju pada Dubai chewy cookies, sebuah kue mungil bertekstur kenyal yang sukses mencuri minat masyarakat Korea Selatan. Popularitas camilan ini melonjak tajam setelah sejumlah idol Korea Selatan membagikan pengalaman mencicipinya melalui media sosial.

Fenomena ini membuktikan bahwa pengaruh budaya pop Korea masih sangat kuat dalam membentuk tren makanan. Banyak penggemar rela mengantre panjang atau memesan melalui layanan pesan antar demi merasakan langsung sensasi dessert yang tengah viral tersebut.

Peran Idol Korea Selatan dalam Mendorong Popularitas

Nama-nama besar seperti Jang Wonyoung dari grup IVE dan Kim Sejeong mantan anggota I.O.I menjadi pemicu utama lonjakan popularitas Dubai chewy cookies. Unggahan mereka langsung memancing rasa penasaran netizen. Para penggemar pun berlomba mencari toko yang menjual kue ini.

Efek domino terjadi dengan cepat. Banyak toko roti melaporkan peningkatan permintaan yang signifikan setelah momen tersebut. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana rekomendasi figur publik mampu mengubah camilan sederhana menjadi barang incaran dalam waktu singkat.

Dubai chewy

Foto: Instagram Jang Won-young via Korea Times

Tampilan Sederhana dengan Isian Premium

Dubai chewy cookies memiliki tampilan luar yang terlihat sederhana. Ukuran kue hanya berkisar antara 40 hingga 60 gram per buah. Namun, isiannya menghadirkan kombinasi bahan yang tergolong mewah dan tidak biasa untuk sebuah cookies.

Di bagian dalam, kue ini memuat olesan pistachio yang lembut, white chocolate yang manis, marshmallow, serta kadaif atau pastry tipis yang melalui proses penggorengan. Taburan bubuk kakao melengkapi keseluruhan rasa. Kombinasi tersebut menciptakan sensasi manis dan gurih dengan tekstur kenyal yang terasa padat saat dikunyah.

Kandungan Nutrisi dan Kalori dalam Cookies Dubai

Meski berukuran kecil, Dubai chewy cookies menyimpan kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Dalam satu porsi sekitar 50 gram, cookies ini mengandung sekitar 28 gram karbohidrat, 14 gram gula, 4 gram protein, dan 13 gram lemak. Total kalorinya mencapai sekitar 245 kilokalori per buah.

Angka tersebut membuat banyak orang mulai mempertanyakan dampak konsumsi cookies ini terhadap kesehatan, khususnya pengaruhnya terhadap kadar gula darah. Kekhawatiran ini wajar mengingat kandungan gula dan lemak yang cukup dominan.

Pengaruh Konsumsi Cookies Dubai terhadap Gula Darah

Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, sebuah pengujian sederhana melibatkan tiga orang dewasa dengan indeks massa tubuh yang berbeda. Pengujian ini mengamati perubahan kadar gula darah setelah konsumsi satu buah Dubai chewy cookies.

Hasilnya menunjukkan bahwa kenaikan gula darah berlangsung relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan konsumsi nasi atau roti. Salah satu partisipan mencatat kenaikan sekitar 40 mg/dL, sementara dua partisipan lain hanya mengalami peningkatan sebesar 13 mg/dL dan 6 mg/dL dalam satu jam.

Para ahli menjelaskan bahwa kandungan lemak yang tinggi dalam cookies ini berperan penting dalam memperlambat penyerapan karbohidrat. Proses tersebut membantu mencegah lonjakan gula darah secara drastis dalam waktu singkat.

Cookies Dubai Bukan Pilihan Camilan Sehat Harian

Meski efek terhadap gula darah terlihat lebih terkendali, para ahli tetap mengingatkan bahwa Dubai chewy cookies tidak layak masuk kategori camilan sehat. Kandungan kalorinya tergolong tinggi, terutama jika seseorang mengonsumsi lebih dari satu buah.

Asupan dua hingga tiga cookies saja dapat menyamai, bahkan melampaui, jumlah kalori dari satu porsi nasi. Oleh karena itu, para pakar gizi menyarankan konsumsi dalam jumlah terbatas dan tidak menjadikannya sebagai camilan rutin setiap hari.

Tantangan Pasokan Bahan dan Prospek Pasar

Popularitas Dubai chewy cookies juga membawa tantangan tersendiri bagi pelaku industri kuliner. Bahan utama seperti pistachio dan kadaif sebagian besar berasal dari impor. Kondisi ini membuat ketersediaan bahan sering kali terbatas.

Akibatnya, banyak toko roti menerapkan sistem penjualan terbatas dan cepat kehabisan stok. Namun, para pelaku industri memperkirakan stabilitas pasokan akan mulai tercapai dalam beberapa bulan mendatang seiring meningkatnya permintaan pasar dan penyesuaian rantai distribusi.

Dengan tren yang masih terus berkembang, Dubai chewy cookies berpotensi bertahan sebagai salah satu dessert favorit di kalangan pecinta kuliner internasional, khususnya di Asia.