Modifikasi Daihatsu Xenia milik Sandy menunjukkan bahwa mobil keluarga tujuh penumpang tetap bisa tampil sporty tanpa kehilangan fungsi utamanya sebagai kendaraan harian. Pemilik asal Cakung, Jakarta Timur, itu mengubah Xenia miliknya melalui konsep racing dengan sentuhan gaya modifikasi Jepang.

Sandy memberi nama mobil tersebut Shirosugoi. Ia tidak mengejar perubahan ekstrem, melainkan memilih sejumlah komponen yang membuat tampilan Xenia lebih personal. Meski melakukan perubahan pada eksterior, kaki-kaki, kabin, hingga sektor mesin, Sandy tetap mempertahankan kenyamanan mobil untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Basis kendaraan yang ia gunakan juga cukup menarik. Sandy memilih Daihatsu All New Xenia R 1.5 ADS ASA+, sebuah varian yang menurutnya jarang terlihat di jalan raya.

Xenia Varian Tinggi Jadi Basis Modifikasi

Ketertarikan Sandy terhadap Xenia berawal dari kebutuhannya terhadap mobil tujuh penumpang. Ia mempertimbangkan efisiensi bahan bakar, fungsi kendaraan, serta desain yang menurutnya tetap menarik untuk penggunaan jangka panjang.

Pada 2024, Sandy membeli Xenia tersebut dalam kondisi baru untuk menggantikan kendaraan sebelumnya. Ia membutuhkan mobil yang dapat mendukung kegiatan harian secara lebih efektif sekaligus menawarkan fitur modern.

Pilihannya kemudian jatuh pada tipe R bermesin 1.500 cc yang membawa paket ADS dan ASA+. Fitur Advanced Safety Assist menjadi salah satu kelengkapan pada mobil tersebut.

Selain itu, Xenia milik Sandy mempunyai enam airbag, kamera ADAS, kamera 360 derajat, dan Blind Spot Monitoring pada area spion kanan serta kiri. Sementara itu, paket Astra Daihatsu Styling memberikan tambahan body kit pada bumper depan, side skirt, hingga bumper belakang.

Aksen merah pada sejumlah bagian kabin turut memperkuat karakter sporty mobil tersebut.

Konsep Sporty Racing Tanpa Mengorbankan Fungsi Harian

Walaupun Xenia miliknya sudah membawa sejumlah elemen sporty dari pabrikan, Sandy merasa masih memiliki ruang untuk memberikan identitas yang lebih kuat. Ia ingin mobilnya terlihat berbeda sekaligus meningkatkan rasa percaya diri ketika menggunakannya di jalan.

Namun, Sandy tidak ingin modifikasi tersebut menghilangkan karakter Xenia sebagai kendaraan keluarga. Karena alasan itu, ia memilih pendekatan yang lebih proporsional, termasuk menerapkan konsep kaki-kaki yang ia sebut sebagai “ceper dewasa”.

Inspirasi modifikasinya datang dari gaya sporty dan racing serta atmosfer modifikasi Jepang, termasuk Osaka Auto Messe. Konsep tersebut memberikan karakter yang lebih muda pada mobil yang pada dasarnya mengutamakan kebutuhan keluarga.

Sandy juga tetap memperhitungkan penggunaan Shirosugoi untuk aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, ia tidak sekadar mengejar penampilan, tetapi juga menjaga fungsi kendaraan.

Pelek 18 Inci Mengubah Karakter Eksterior

Perubahan visual menjadi salah satu bagian paling menonjol dari modifikasi Daihatsu Xenia ini. Sandy mengubah warna bodi yang semula merah menjadi kombinasi hitam dan putih dengan skema two tone.

Setelah mengubah warna, ia memasang pelek 18 inci milik Toyota Yaris Cross tipe S. Pelek tersebut mempunyai offset ET 40 dan lebar 7 inci. Sandy kemudian memasangkan ban Accelera PHI berukuran 215/45 R18.

Untuk mendapatkan postur yang lebih rendah, Sandy melakukan penyesuaian pada suspensi. Bagian depan tetap memanfaatkan per orisinal yang telah ia kustom. Sementara itu, bagian belakang memakai per Livina yang juga mendapatkan penyesuaian.

Sandy kemudian menambahkan spoiler Honda Brio RS. Pada sektor pencahayaan, ia memilih fog lamp Shaber RS 800 dari Yoong Motor.

Sentuhan lain hadir pada kap mesin melalui wrapping bermotif carbon look. Beberapa komponen dari Otoproject turut menggunakan tema serupa sehingga tampilan eksterior memiliki karakter yang lebih konsisten.

Modifikasi Daihatsu Xenia

Pemilik Daihatsu Xenia R 1.5 ADS ASA+ ini mengubah tampilan mobilnya dengan konsep sporty dan racing, lengkap dengan pelek 18 inci.

Nuansa Carbon Look Berlanjut ke Kabin

Sandy tidak hanya berfokus pada bagian luar. Ia membawa tema modifikasi ke interior agar kabin selaras dengan tampilan eksterior.

Sejumlah panel interior menggunakan lapisan carbon look dari Otoproject. Bagian setir juga memperoleh cover panel dengan motif senada. Aksen tersebut berpadu dengan ornamen merah yang sudah hadir melalui paket ADS.

Selain memperhatikan estetika, Sandy menambahkan dashcam untuk mendukung kebutuhan penggunaan mobil sehari-hari. Langkah ini sejalan dengan konsep Shirosugoi yang tetap berfungsi sebagai kendaraan harian meskipun tampil lebih sporty.

Mesin Mendapat Modifikasi Sederhana

Sandy juga memberikan beberapa sentuhan pada sektor mekanis. Namun, ia tidak melakukan perubahan besar pada mesin Xenia tersebut.

Ia mengganti filter udara standar dengan filter Ferrox. Kemudian, Sandy menggunakan sistem knalpot ORD full system dengan konfigurasi 4-2-1 yang mencakup resonator.

Ubahan tersebut melengkapi konsep modifikasi yang ia terapkan pada bagian lain. Dengan pendekatan ini, Shirosugoi tidak hanya memperoleh pembaruan pada penampilan luar dan kabin.

Proses pengerjaan berlangsung sekitar dua bulan. Sandy menjalankannya secara bertahap karena tetap memakai mobil tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Biaya Modifikasi Sekitar Rp20 Juta

Untuk seluruh perubahan yang sudah ia lakukan, Sandy memperkirakan pengeluaran modifikasi berada di kisaran Rp20 juta. Anggaran tersebut mencakup berbagai sentuhan pada eksterior, kaki-kaki, interior, dan beberapa komponen mekanis.

Hasil akhirnya memperlihatkan pendekatan berbeda terhadap Daihatsu Xenia. Sandy tetap menjaga fungsi tujuh penumpang dan karakter kendaraan harian, tetapi memberikan identitas visual yang lebih kuat melalui pelek besar, bodi two tone, postur lebih rendah, serta berbagai aksen bergaya racing.

Shirosugoi akhirnya menjadi representasi selera pribadi pemiliknya. Modifikasi Daihatsu Xenia tersebut membuktikan bahwa perubahan tidak harus ekstrem untuk menghasilkan karakter yang berbeda. Dengan pengerjaan bertahap dan pemilihan komponen sesuai konsep, Sandy berhasil mempertahankan fungsi mobil keluarga sekaligus menghadirkan nuansa sporty dan racing yang ia sukai.