Pembalap Sepeda Gunung Putri Indonesia – Sayu Bella Sukma Dewi, kembali mencatatkan prestasi di level internasional. Atlet muda tersebut berhasil mengamankan medali perunggu pada ajang MTB Coupe de Japon Aichi International 2026 yang berlangsung di Aichi, Jepang. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat konsistensi performanya sepanjang musim kompetisi 2026.

Sejak awal lomba, Sayu Bella Sukma Dewi menunjukkan semangat kompetitif dan fokus tinggi saat menghadapi para pembalap dari berbagai negara. Ia menjaga ritme balapan dengan stabil hingga akhirnya menutup perlombaan di posisi ketiga pada nomor Cross Country Olympic (XCO) elite putri.

Prestasi tersebut semakin menegaskan perkembangan Sayu di level elite. Selain itu, hasil ini juga memberi sinyal positif bagi perkembangan olahraga sepeda gunung Indonesia di kancah internasional.

Persaingan Ketat di Nomor XCO Elite Putri

Nomor Cross Country Olympic (XCO) elite putri menghadirkan persaingan yang sangat ketat. Dalam kategori ini, Sayu Bella Sukma Dewi mencatatkan waktu 1 jam 27 menit 31 detik. Catatan waktu tersebut mengantarkannya ke posisi ketiga sekaligus mengamankan podium.

Sementara itu, pembalap asal China, Zhifan Wu, memimpin jalannya perlombaan dan berhasil meraih posisi pertama dengan waktu 1 jam 24 menit 44 detik. Rekan senegaranya, Zhenglan Liang, kemudian menyusul di posisi kedua setelah mencatatkan waktu 1 jam 25 menit 10 detik.

Sepanjang perlombaan, para pembalap menghadapi lintasan teknis yang menuntut kemampuan fisik, strategi, serta keterampilan mengendalikan sepeda. Sayu menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik saat melewati berbagai rintangan di trek. Ia terus menjaga konsentrasi dan memaksimalkan setiap peluang untuk mempertahankan posisi di kelompok terdepan.

Konsistensi Prestasi Sayu di Musim 2026

Musim 2026 menjadi fase penting dalam perjalanan karier Sayu Bella Sukma Dewi. Tahun ini menandai debutnya di kategori elite, sebuah level yang menghadirkan persaingan jauh lebih ketat dibandingkan kategori sebelumnya.

Namun demikian, Sayu berhasil menjawab tantangan tersebut dengan sejumlah pencapaian membanggakan. Pada Januari 2026, ia meraih gelar juara dalam Thailand Mountain Bike Cup nomor Cross-Country Olympic (XCO). Selanjutnya, ia kembali menunjukkan dominasinya dengan menjuarai Asian Mountain Bike Series UCC India-1 yang berlangsung pada 26 hingga 28 Februari 2026.

Serangkaian hasil positif tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam performa Sayu. Ia tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga memperkuat strategi balap serta ketahanan mental saat menghadapi tekanan kompetisi.

Dengan modal tersebut, Sayu terus membangun reputasi sebagai salah satu atlet sepeda gunung putri Indonesia yang memiliki potensi besar di tingkat internasional.

Sayu Bella

Pembalap sepeda gunung (MTB) Indonesia Sayu Bella Sukma Dewi memacu sepedanya saat mengikuti latihan di sirkuit trek arena UCI MTB di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (23/8/2022).

Penampilan Pembalap Indonesia Lainnya

Selain Sayu Bella Sukma Dewi, Indonesia juga mengirimkan sejumlah atlet lain dalam ajang MTB Coupe de Japon Aichi International 2026. Pada kategori elite putri, Bera Sefti Rahmadani berhasil menyelesaikan lomba di posisi ke-13.

Sementara itu, sektor elite putra menghadirkan persaingan yang tidak kalah sengit. Feri Yudoyono mencatatkan hasil terbaik bagi Indonesia dengan menempati posisi ke-12 setelah mencatatkan waktu 1 jam 27 menit 45 detik.

Pada kategori ini, pembalap tuan rumah Jepang, Toki Sawada, berhasil mengamankan gelar juara dengan waktu 1 jam 24 menit 24 detik. Rekan senegaranya, Tatsuumi Soejima, menyusul di posisi kedua dengan waktu 1 jam 24 menit 29 detik. Selain itu, pembalap China, Jinwei Yuan, berhasil menempati posisi ketiga dengan catatan waktu yang sama.

Di sisi lain, pembalap Indonesia Zaenal Fanani menyelesaikan perlombaan di posisi ke-15 dengan waktu 1 jam 28 menit 35 detik. Kemudian, Ihza Muhammad menutup lomba di posisi ke-26 setelah mencatatkan waktu 1 jam 32 menit 17 detik.

Hasil tersebut memberikan gambaran mengenai tingkat persaingan yang sangat ketat dalam ajang internasional ini. Meski demikian, para pembalap Indonesia tetap menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang perlombaan.

Ajang Penting Menuju Asian Games 2026

Tim nasional MTB Indonesia memanfaatkan MTB Coupe de Japon Aichi International 2026 sebagai bagian dari strategi persiapan menuju Asian Games 2026. Kompetisi ini memberi kesempatan bagi para atlet untuk merasakan atmosfer perlombaan internasional sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi event besar di kawasan Asia.

Selain itu, lintasan yang digunakan dalam kejuaraan ini memiliki karakteristik yang sama dengan trek yang akan digunakan pada Asian Games mendatang. Oleh karena itu, para atlet Indonesia dapat mempelajari kondisi trek secara langsung serta menyesuaikan strategi balap dengan lebih matang.

Zaenal Fanani menilai pengalaman bertanding di Jepang memberikan manfaat besar bagi para atlet Indonesia. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini membantu para pembalap memahami karakter lintasan sekaligus mengukur kemampuan mereka saat bersaing dengan atlet kelas dunia.

Melalui partisipasi dalam kompetisi seperti ini, para atlet Indonesia terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri. Dengan persiapan yang matang, tim MTB Indonesia berharap dapat tampil lebih kompetitif dan meraih hasil maksimal pada Asian Games 2026 mendatang.