Como 1907 – Harus mengakhiri perjalanan mereka di Coppa Italia musim 2025-2026 setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dari Inter Milan pada leg kedua babak semifinal. Laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB itu menghadirkan drama besar ketika Como sempat unggul dua gol sebelum akhirnya Inter membalikkan keadaan.

Hasil tersebut membuat impian Como 1907 untuk melangkah ke final Coppa Italia pertama dalam sejarah klub kembali tertunda. Meski kecewa, Presiden klub Mirwan Suwarso tetap memberikan apresiasi besar terhadap perjuangan para pemainnya.

Como 1907 Tampil Berani Namun Gagal Pertahankan Keunggulan

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Como 1907 tampil percaya diri dan mampu mengejutkan tuan rumah dengan permainan agresif. Mereka bahkan berhasil mencetak dua gol lebih dulu dan menguasai jalannya pertandingan pada fase awal.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Inter Milan menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim terbaik di Italia dengan merespons secara cepat dan efektif. Nerazzurri berhasil membalikkan keadaan hingga skor berubah menjadi 3-2.

Situasi ini kembali menghadirkan pola yang mirip dengan pertemuan sebelumnya di Stadion Sinigaglia, di mana Como juga kehilangan keunggulan dua gol. Konsistensi menjadi masalah utama yang kembali menghantui tim asuhan Cesc Fabregas di laga penting ini.

Mirwan Suwarso Soroti Mental dan Karakter Tim

Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, menyampaikan pandangannya setelah pertandingan melalui pernyataan resmi. Ia mengaku menyayangkan hasil akhir, namun tetap mengapresiasi keberanian dan karakter yang di tunjukkan para pemain di lapangan.

Ia menilai tim tampil dengan identitas yang jelas sejak awal pertandingan. Menurutnya, keunggulan dua gol yang sempat di raih menunjukkan kualitas permainan yang terus berkembang.

Meski demikian, Mirwan juga mengakui bahwa Inter Milan menunjukkan kualitas sebagai tim besar yang mampu bangkit dalam situasi sulit. Respons cepat dari Inter menjadi faktor utama yang mengubah arah pertandingan.

Como 1907

Lucas Da Cunha beraksi dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024.

Pesan Motivasi untuk Como 1907

Dalam pernyataannya, Mirwan Suwarso menekankan bahwa kekalahan merupakan bagian dari proses perjalanan sebuah tim. Ia meminta seluruh pemain dan staf untuk tidak larut dalam kekecewaan dan tetap menjaga fokus pada perkembangan jangka panjang.

Ia mendorong tim untuk terus meningkatkan kualitas permainan serta menjaga semangat kompetitif di sisa musim. Menurutnya, pengalaman pahit seperti ini justru bisa menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan klub ke depan.

Mirwan juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Como 1907 yang tetap memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa masih banyak hal positif yang bisa di banggakan dari perjalanan tim sejauh ini.

Selain itu, ia turut memberikan ucapan selamat kepada Inter Milan dan berharap mereka bisa melanjutkan performa positif hingga akhir musim.

Cesc Fabregas Tetap Bangga Meski Gagal ke Final

Sikap serupa juga datang dari pelatih Como 1907, Cesc Fabregas. Ia mengaku bangga dengan performa timnya meskipun harus tersingkir dari ajang Coppa Italia.

Fabregas menilai para pemain telah menunjukkan perkembangan signifikan, terutama jika di bandingkan dengan kondisi klub beberapa tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa Como kini berada dalam jalur yang tepat untuk menjadi tim yang lebih kompetitif.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Fabregas menolak untuk terlalu larut dalam emosi negatif. Ia lebih memilih melihat sisi perkembangan yang sudah dicapai timnya sepanjang musim ini.

Fokus Como Beralih ke Serie A

Setelah tersingkir dari Coppa Italia, Como 1907 kini mengalihkan fokus ke kompetisi Serie A. Mereka masih memiliki lima pertandingan tersisa yang sangat menentukan posisi akhir di klasemen.

Fabregas menegaskan bahwa timnya tidak boleh kehilangan motivasi hanya karena kegagalan di semifinal. Ia menargetkan hasil maksimal di sisa pertandingan untuk menjaga peluang finis di posisi terbaik, termasuk zona kompetisi Eropa.

Menurutnya, setiap pertandingan tersisa harus dimanfaatkan untuk menunjukkan konsistensi dan mentalitas juara. Ia juga menekankan bahwa musim ini masih memiliki banyak hal yang bisa diperjuangkan.

Kesimpulan

Kekalahan 2-3 dari Inter Milan menjadi pukulan berat bagi Como 1907 di semifinal Coppa Italia 2025-2026. Namun di balik hasil tersebut, tim tetap menunjukkan perkembangan positif yang mendapat apresiasi dari manajemen dan pelatih.

Mirwan Suwarso dan Cesc Fabregas sama-sama menyoroti pentingnya proses, mentalitas, serta pembelajaran dari kekalahan. Kini Como 1907 menatap sisa musim Serie A dengan semangat baru untuk menutup musim dengan hasil yang lebih baik dan konsisten.