Harga iCloud+ Indonesia resmi mengalami kenaikan setelah Apple memperbarui tarif layanan penyimpanan berbasis cloud di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Perubahan ini membuat pengguna yang memilih paket penyimpanan tertentu harus mengeluarkan biaya berlangganan bulanan lebih tinggi di bandingkan sebelumnya. Meski demikian, Apple tetap mempertahankan harga paket dasar 50 GB sehingga pengguna dengan kebutuhan penyimpanan ringan tidak terdampak oleh kebijakan terbaru tersebut.
Penyesuaian tarif mulai berlaku setelah Apple memperbarui informasi pada dokumen dukungan resmi iCloud pada Juli 2026. Berdasarkan pemantauan pada situs resmi Apple per 21 Juli 2026, kenaikan harga berlaku untuk beberapa paket berkapasitas besar, mulai dari 200 GB hingga 12 TB. Sementara itu, perusahaan belum memberikan pernyataan resmi yang menjelaskan alasan di balik perubahan harga tersebut.
Meski tanpa penjelasan langsung dari Apple, sejumlah laporan menyebutkan bahwa perubahan kurs mata uang terhadap dolar Amerika Serikat menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian harga layanan digital tersebut. Kebijakan serupa juga muncul di beberapa negara lain yang mengalami kondisi nilai tukar serupa.
Apple Sesuaikan Harga iCloud+ di Sejumlah Negara
Kenaikan tarif iCloud+ tidak hanya terjadi di Indonesia. Apple juga menerapkan kebijakan serupa di beberapa negara lain, seperti Jepang, Turki, Vietnam, Filipina, Mesir, Nigeria, dan Selandia Baru.
Laporan dari MacRumors menyebutkan bahwa Apple kemungkinan melakukan penyesuaian harga sebagai respons terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang lokal terhadap dolar AS. Ketika mata uang suatu negara melemah, biaya operasional maupun nilai layanan digital yang di hitung berdasarkan dolar ikut berubah. Kondisi tersebut akhirnya mendorong perusahaan menyesuaikan harga agar tetap sejalan dengan nilai tukar terbaru.
Beberapa mata uang yang mengalami tekanan cukup besar dalam beberapa waktu terakhir, seperti Yen Jepang dan Lira Turki, ikut memengaruhi strategi penetapan harga Apple di pasar internasional. Selain layanan digital, perusahaan teknologi tersebut juga beberapa kali melakukan penyesuaian harga untuk produk dan layanan lainnya di berbagai wilayah.
Bagi pengguna di Indonesia, perubahan ini berarti biaya berlangganan bulanan menjadi lebih tinggi jika menggunakan kapasitas penyimpanan di atas paket dasar. Namun, Apple tetap mempertahankan pilihan paket dengan kapasitas kecil bagi pengguna yang tidak membutuhkan ruang penyimpanan besar.

Logo Apple.
Daftar Harga Terbaru iCloud+ di Indonesia
Berikut rincian tarif bulanan iCloud+ yang kini berlaku bagi pengguna di Indonesia:
- 50 GB: Rp15.000 per bulan (tidak berubah)
- 200 GB: Rp59.000 per bulan (sebelumnya Rp49.000)
- 2 TB: Rp199.000 per bulan (sebelumnya Rp169.000)
- 6 TB: Rp599.000 per bulan (sebelumnya Rp499.000)
- 12 TB: Rp1.199.000 per bulan (sebelumnya Rp999.000)
Dari daftar tersebut terlihat bahwa seluruh paket berkapasitas besar mengalami kenaikan harga. Sebaliknya, paket 50 GB tetap tersedia dengan tarif lama sehingga masih menjadi pilihan paling ekonomis bagi pengguna yang hanya membutuhkan penyimpanan tambahan dalam jumlah terbatas.
Kapasitas penyimpanan yang lebih besar umumnya menjadi pilihan bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video beresolusi tinggi, cadangan perangkat, hingga dokumen pekerjaan dalam layanan iCloud.
Fitur Premium iCloud+ Tetap Tersedia
Walaupun tarif berlangganan berubah, Apple tetap menyediakan seluruh fitur premium yang selama ini menjadi bagian dari layanan iCloud+.
Salah satu fitur unggulan adalah iCloud Private Relay yang membantu menjaga privasi pengguna saat menjelajah internet dengan menyembunyikan alamat IP dan aktivitas penelusuran. Selain itu, pengguna juga memperoleh Hide My Email, yaitu fitur yang memungkinkan pembuatan alamat email acak untuk melindungi alamat email utama saat mendaftar di berbagai layanan online.
Apple juga menghadirkan Custom Email Domain bagi pengguna yang ingin menggunakan domain email pribadi melalui layanan iCloud. Fitur ini banyak dimanfaatkan oleh pengguna profesional maupun pelaku bisnis yang membutuhkan alamat email dengan identitas sendiri.
Di sisi keamanan rumah, iCloud+ tetap mendukung HomeKit Secure Video. Layanan tersebut memungkinkan pengguna menyimpan rekaman kamera keamanan dengan tingkat perlindungan privasi yang lebih baik melalui ekosistem Apple.
Selain itu, pelanggan iCloud+ masih dapat membagikan kapasitas penyimpanan kepada hingga lima anggota keluarga melalui fitur Family Sharing. Dengan begitu, satu paket berlangganan dapat dimanfaatkan bersama tanpa harus membeli langganan terpisah untuk setiap akun.
Cara Meningkatkan Paket iCloud+
Apple juga mempermudah proses peningkatan kapasitas penyimpanan bagi para penggunanya. Pengguna iPhone, iPad, Mac, maupun PC dapat melakukan upgrade paket langsung melalui pengaturan akun Apple.
Proses pembayaran mendukung berbagai metode, mulai dari kartu kredit, kartu debit, hingga saldo Apple Account. Kemudahan tersebut membuat pengguna dapat menyesuaikan kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan tanpa proses yang rumit.
Meskipun biaya berlangganan meningkat, iCloud+ tetap menjadi salah satu layanan penyimpanan cloud yang terintegrasi penuh dengan ekosistem Apple. Sinkronisasi data otomatis, perlindungan privasi, serta fitur keamanan tambahan masih menjadi nilai utama yang ditawarkan kepada para pelanggan di berbagai negara, termasuk Indonesia.