Naked shoe Chanel Margaret Qualley menjadi salah satu detail mode yang paling menyita perhatian saat pemutaran perdana film The Dog Stars di London, Inggris Raya. Aktris tersebut tampil berani dengan alas kaki eksperimental yang jauh berbeda dari sepatu karpet merah pada umumnya. Pilihannya langsung menarik perhatian karena desain itu membiarkan hampir seluruh bagian telapak kaki menyentuh lantai.
Margaret Qualley menghadiri acara tersebut pada Jumat, 21 Agustus 2026 waktu Indonesia. Alih-alih melengkapi penampilannya dengan sepatu hak tinggi klasik, ia memilih rancangan Chanel yang mengusung konsep sangat minimalis. Kehadirannya sekaligus menjawab rasa penasaran publik mengenai siapa yang akan membawa desain kontroversial tersebut dari panggung mode menuju acara besar.
Keputusan Qualley menunjukkan bagaimana karpet merah terus berkembang menjadi ruang bagi selebritas untuk memperkenalkan gagasan mode yang tidak biasa. Kali ini, perhatian publik tidak hanya mengarah pada gaun yang ia kenakan. Alas kaki unik tersebut justru menjadi elemen utama yang membentuk keseluruhan penampilannya.
Naked Shoe Chanel Sebelumnya Mencuri Perhatian di Runway
Sekitar empat bulan sebelum penampilan Margaret Qualley, desainer Matthieu Blazy telah memperkenalkan koleksi Chanel di Biarritz. Salah satu desain alas kaki dalam koleksi tersebut segera memicu pembicaraan di kalangan pencinta mode.
Publik kemudian mengenalnya dengan sebutan naked shoe. Blazy menghadirkan konstruksi yang sangat sederhana melalui penutup kecil pada bagian tumit dan dua tali di sekitar pergelangan kaki. Desain tersebut tidak memakai sol seperti sepatu konvensional.
Konsep itu membuat bagian bawah telapak kaki hingga jari kaki tetap terbuka. Pemakainya pun secara langsung menginjak permukaan lantai saat berjalan.
Desain ekstrem tersebut sempat memunculkan pertanyaan mengenai fungsi dan kenyamanannya. Banyak pengamat mode juga menunggu sosok terkenal yang berani mengenakannya di luar panggung peragaan busana.
Margaret Qualley akhirnya memberikan jawabannya. Ia membawa naked shoe Chanel ke karpet merah dan menjadikannya bagian penting dari penampilan pada pemutaran perdana The Dog Stars.
Margaret Qualley Padukan Naked Shoe dengan Gaun Hitam
Margaret Qualley tidak membiarkan desain alas kaki yang eksperimental membuat keseluruhan gayanya terlihat berlebihan. Ia justru memilih gaun hitam klasik sebagai penyeimbang.
Aktris yang bermain bersama Jacob Elordi dalam The Dog Stars itu mengenakan gaun dengan potongan V-neck rendah. Detail rumbai bernuansa bohemian memperkuat karakter busananya. Gaun tersebut juga memiliki lengan pendek dengan desain yang selaras.
Pilihan warna hitam menciptakan tampilan yang sederhana sekaligus elegan. Desain gaun yang relatif minimalis juga memberi ruang lebih besar bagi naked shoe Chanel Margaret Qualley untuk mencuri perhatian.
Qualley kemudian menyelaraskan detail kecil pada penampilannya. Ia menggunakan cat kuku hitam pada tangan dan kaki sehingga menciptakan hubungan visual dengan warna gaunnya.
Untuk aksesori, ia tidak mengenakan banyak perhiasan. Sebuah cincin berukuran besar menjadi salah satu aksen utama tanpa mengalihkan perhatian dari busana dan alas kakinya.

Aktris Margaret Qualley mencuri perhatian di karpet merah pemutaran perdana film ‘The Dog Stars’ di London, Jumat (21/8/2026).
Riasan Tegas Lengkapi Penampilan Margaret Qualley
Margaret Qualley juga memilih gaya rambut dan riasan yang mendukung konsep penampilannya. Ia membiarkan rambut panjangnya tergerai dengan tekstur bergelombang sehingga menghadirkan kesan santai di tengah karakter busana yang kuat.
Pada bagian wajah, Qualley memilih riasan dengan karakter lebih tegas. Alis yang terlihat penuh berpadu dengan eyeliner tajam. Sementara itu, lipstik bernuansa terakota memberi sentuhan hangat pada keseluruhan tampilannya.
Kombinasi tersebut menghasilkan keseimbangan antara gaya eksperimental dan elegan. Ia tidak membutuhkan banyak aksesori karena detail alas kaki sudah memberikan pernyataan visual yang kuat.
Pilihan tersebut sekaligus menunjukkan strategi padu padan yang matang. Setiap elemen memiliki peran tanpa saling berebut perhatian.
Hubungan Margaret Qualley dengan Chanel
Keputusan Margaret Qualley mengenakan rancangan unik tersebut juga berkaitan erat dengan hubungannya bersama Chanel. Qualley telah lama menjalin kerja sama dengan rumah mode asal Prancis itu sebagai brand ambassador.
Ia bahkan pernah tampil di runway Chanel dalam beberapa kesempatan. Hubungan tersebut membuat Qualley memiliki akses terhadap berbagai koleksi eksklusif yang tidak selalu tersedia untuk konsumen umum.
Kedekatannya dengan Chanel juga terlihat dalam salah satu momen penting kehidupan pribadinya. Ketika menikah dengan musisi Jack Antonoff, Qualley turut memilih busana dari Chanel.
Karena hubungan tersebut, kemunculannya memakai naked shoe tidak terasa sepenuhnya mengejutkan. Sebaliknya, Qualley menjadi sosok yang tepat untuk memperkenalkan rancangan eksperimental itu dalam acara besar.
Naked Shoe Chanel Bukan Produk untuk Pasar Massal
Matthieu Blazy tidak merancang alas kaki tersebut sebagai produk komersial yang menyasar pasar luas. Chanel menempatkannya sebagai karya eksklusif dengan akses sangat terbatas.
Konsumen pun tidak bisa dengan mudah menemukan naked shoe tersebut melalui berbagai toko daring. Label mode itu menyediakan karya unik tersebut secara terbatas bagi kalangan tertentu, termasuk klien kelas atas dan tamu istimewa.
Eksklusivitas tersebut semakin memperkuat daya tarik penampilan Margaret Qualley. Ia tidak sekadar memakai alas kaki dengan bentuk yang berbeda, tetapi juga membawa sebuah karya runway langka menuju karpet merah.
Penampilan ini kembali memperlihatkan bahwa tren mode selebritas tidak selalu bergantung pada gaun mewah atau perhiasan bernilai tinggi. Sebuah detail kecil dengan konsep yang berani juga mampu mendominasi perhatian.
Lewat naked shoe Chanel Margaret Qualley, sang aktris berhasil menghadirkan pendekatan berbeda terhadap gaya karpet merah. Perpaduan gaun hitam klasik, riasan tegas, aksesori minimalis, dan alas kaki eksperimental membuat penampilannya terlihat berkarakter tanpa kehilangan kesan elegan.