Pebalap Indonesia Sean Gelael – Kembali menarik perhatian dunia motorsport saat ia bersiap tampil pada putaran kedua GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Kehadirannya di ajang ini langsung mencuri fokus publik karena ia akan berlaga di tanah air dengan dukungan penuh penggemar Indonesia serta tim Garage 75.
Sean tiba di Mandalika pada 29 April 2026 dan langsung menyatu dengan tim Garage 75. Ia memulai sesi adaptasi dengan mengenal lebih dekat para kru, mulai dari race engineer Oscar Jimenez, manajer tim Cheah Lai Shen, hingga teknisi Ferrari dan Oreca yang menangani mobil balap. Interaksi ini membantu Sean membangun komunikasi teknis yang solid sebelum turun ke lintasan.
Ferrari 296 GT3 Evo Bernuansa Merah Putih
Pada seri ini, Sean mengemudikan Ferrari 296 GT3 Evo dengan livery khusus yang menampilkan sentuhan Indonesia. Desain mobil menonjolkan warna dan aksen Merah Putih di bagian atap, sehingga identitas nasional terlihat jelas di tengah kompetisi internasional.
Pemilik Garage 75, David Tjiptobiantoro, menyambut Sean dengan penuh antusias. Ia menilai kehadiran Sean membawa semangat baru bagi tim. David juga menekankan rasa bangganya karena timnya bisa menurunkan pembalap Indonesia di ajang sebesar GT World Challenge Asia, terutama saat balapan berlangsung di Mandalika.
David juga menyoroti potensi besar jika tim berhasil meraih kemenangan di depan publik Indonesia. Ia melihat momen itu sebagai kesempatan untuk mengangkat nama bangsa di panggung motorsport dunia.
Persiapan Ketat di Kelas Silver
Garage 75 memasuki musim 2026 dengan tantangan baru setelah naik dari kelas Am ke kelas Silver. Perubahan kelas ini membuat persaingan semakin ketat dan menuntut strategi yang lebih agresif serta konsistensi tinggi dari setiap pembalap.
Sean langsung fokus menjalani persiapan intensif bersama David. Keduanya turun langsung ke lintasan untuk melakukan track walk di Sirkuit Mandalika yang memiliki panjang 4,301 km. Mereka mempelajari setiap tikungan, zona pengereman, hingga titik overtaking yang bisa menentukan hasil balapan.
Sean mengamati karakter lintasan secara detail dan berdiskusi aktif dengan tim teknis. Ia menyesuaikan gaya balapnya dengan setup mobil agar performa tetap optimal sepanjang balapan. Pendekatan ini membantu Sean memahami tantangan sirkuit dengan lebih mendalam.

Pebalap Indonesia Sean Gelael menyatakan kesiapan menghadapi putaran kedua GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Sean tiba di Mandalika pada Rabu (29/4/2026) dan langsung bergabung dengan timnya, Garage 75, untuk memulai persiapan menjelang balapan akhir pekan ini.
Semangat Tinggi Tampil di Rumah Sendiri
Sean menunjukkan rasa percaya diri tinggi menjelang balapan. Ia mengaku mendapatkan kesan positif sejak awal bergabung dengan Garage 75. Ia juga mengapresiasi kesiapan mobil serta kerja keras tim dalam mempersiapkan segala aspek teknis.
Sean menegaskan bahwa ia membawa motivasi besar saat turun di Mandalika. Ia ingin tampil maksimal di depan publik Indonesia dan memberikan hasil terbaik untuk tim. Ia juga menargetkan performa konsisten sepanjang lomba agar bisa bersaing di papan atas kelas Silver.
David menambahkan bahwa balapan di Mandalika memiliki nilai emosional yang kuat. Ia menyebut kemenangan di sini akan memberikan kebanggaan besar bagi tim dan Indonesia. Ia juga membayangkan momen ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di podium sebagai pencapaian yang sangat berarti.
Jadwal Balapan GT World Challenge Asia Mandalika 2026
Putaran GT World Challenge Asia di Mandalika berlangsung selama satu jam dan terbagi dalam dua race utama pada Sabtu, 2 Mei 2026, serta Minggu di akhir pekan yang sama. Penyelenggara juga menayangkan balapan ini secara langsung melalui kanal YouTube resmi GT World, sehingga penggemar motorsport di seluruh dunia dapat menyaksikan aksi Sean secara real-time.
Kesimpulan: Misi Besar Sean di Tanah Air
Partisipasi Sean Gelael bersama Garage 75 di GT World Challenge Asia 2026 Mandalika membawa harapan besar bagi dunia balap Indonesia. Ia tampil dengan Ferrari 296 GT3 Evo bernuansa Merah Putih, menjalani persiapan matang, serta menghadapi persaingan ketat di kelas Silver.
Dengan dukungan tim yang solid, pengalaman teknis yang kuat, serta motivasi tinggi tampil di kandang sendiri, Sean memiliki peluang besar untuk mencatat hasil positif. Balapan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung penting untuk menunjukkan kemampuan pembalap Indonesia di level internasional.