iCAR V27 menjadi salah satu mobil listrik yang menarik perhatian di Indonesia berkat teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) dan fitur khusus untuk melintasi banjir. Kehadiran fitur tersebut menjawab pertanyaan banyak calon konsumen yang masih ragu terhadap kemampuan kendaraan listrik saat menghadapi genangan air. Melalui teknologi yang dikembangkan secara khusus, iCAR mengklaim V27 mampu melewati genangan dengan kedalaman hingga 600 mm tanpa mengurangi performa kendaraan jika pengemudi mengoperasikan sistem sesuai prosedur.

Dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, iCAR Indonesia menjelaskan bahwa kemampuan tersebut bukan sekadar klaim pemasaran. Pabrikan telah membekali V27 dengan mode khusus yang membantu melindungi komponen penting kendaraan ketika melintasi banjir. Teknologi ini menjadi salah satu nilai jual utama bagi konsumen Indonesia yang sering menghadapi kondisi jalan tergenang, terutama saat musim hujan.

Mode Khusus Melindungi Komponen Penting Kendaraan

Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, menjelaskan bahwa pengemudi harus mengaktifkan mode banjir sebelum kendaraan memasuki genangan air. Pengemudi dapat mengakses fitur tersebut melalui tombol yang tersedia di dalam kabin.

Ketika mode aktif, sistem secara otomatis menutup beberapa bagian penting pada area depan kendaraan. Grille akan menyesuaikan posisinya sehingga saluran udara atau air intake tidak mudah terkena air. Selain itu, sistem juga melindungi beberapa komponen lain yang berpotensi mengalami gangguan jika terkena cipratan atau genangan.

Langkah tersebut bertujuan mengurangi kemungkinan air masuk ke saluran udara maupun area lain yang sensitif terhadap kelembapan. Dengan perlindungan tersebut, kendaraan dapat melintasi genangan dengan tingkat keamanan yang lebih baik selama pengemudi mengikuti prosedur yang telah di tentukan.

Tommy juga mengingatkan bahwa pengemudi tidak boleh mengaktifkan mode banjir setelah kendaraan sudah berada di dalam genangan. Sistem perlindungan hanya bekerja secara optimal apabila fitur tersebut diaktifkan lebih dahulu sebelum mobil memasuki area yang tergenang air.

Motor Listrik Menjadi Penggerak Utama Saat Melintasi Air

Keunggulan lain iCAR V27 terletak pada cara kerja sistem penggeraknya ketika menghadapi banjir. Selama kendaraan berada di dalam genangan, roda sepenuhnya memperoleh tenaga dari motor listrik.

Konsep tersebut membuat kendaraan tetap bergerak tanpa mengandalkan proses pembakaran mesin. Karena motor listrik tidak menggunakan sistem pembakaran seperti mesin konvensional, kendaraan dapat melewati air dengan karakter operasional yang berbeda di banding mobil berbahan bakar bensin biasa.

Meski demikian, iCAR tetap menekankan pentingnya mengikuti prosedur penggunaan. Pengemudi harus mengaktifkan mode banjir sebelum melewati genangan agar seluruh sistem perlindungan dapat bekerja sesuai rancangan.

iCAR V27

iCAR V27 dengan teknologi REEV.

Teknologi REEV Berbeda dari Hybrid Konvensional

Selain kemampuan menghadapi banjir, iCAR V27 juga mengandalkan teknologi Range-Extended Electric Vehicle atau REEV sebagai sistem penggerak utamanya. Teknologi ini memiliki konsep yang berbeda di bandingkan mobil hybrid konvensional.

Pada mobil hybrid biasa, mesin bensin dan motor listrik sama-sama dapat menggerakkan roda. Sebaliknya, pada iCAR V27, seluruh tenaga yang menggerakkan roda berasal dari motor listrik.

Mesin bensin turbo berkapasitas 1.500 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik ketika kapasitas baterai mulai berkurang. Mesin tersebut tidak pernah menyalurkan tenaga secara langsung ke roda kendaraan.

Konsep ini membuat sensasi berkendara tetap menyerupai mobil listrik murni. Pengemudi dapat menikmati akselerasi yang responsif, perpindahan tenaga yang halus, serta tingkat kebisingan kabin yang lebih rendah di banding kendaraan bermesin pembakaran konvensional.

Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Kilometer

iCAR Indonesia juga mengklaim V27 menawarkan efisiensi perjalanan yang tinggi. Kombinasi baterai dengan tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter memungkinkan kendaraan menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Untuk aktivitas harian, pengguna bahkan dapat mengandalkan tenaga baterai tanpa harus langsung menggunakan generator berbahan bakar bensin. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini di klaim mampu menempuh jarak sekitar 200 kilometer hanya menggunakan energi listrik.

Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang sering berkendara di kawasan perkotaan sekaligus melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus terlalu sering mencari stasiun pengisian daya.

Dibekali Fitur Lengkap untuk Berbagai Kondisi Jalan

Selain teknologi REEV, iCAR V27 juga menawarkan berbagai fitur yang mendukung performa di beragam kondisi medan. Mobil ini mengusung sistem Three-Motor True Electric All Wheel Drive (AWD) yang membantu meningkatkan traksi ketika melintasi permukaan jalan dengan karakter berbeda.

Pabrikan juga membekali kendaraan dengan sembilan mode berkendara sehingga pengemudi dapat menyesuaikan karakter mobil sesuai kebutuhan. Kombinasi sistem penggerak listrik, teknologi AWD, serta mode banjir hingga kedalaman 600 mm membuat V27 tampil sebagai kendaraan yang di rancang untuk menghadapi kondisi jalan perkotaan maupun rute dengan tantangan lebih berat.