BAIC T1 Vs BYD Dolphin menambah pilihan menarik bagi konsumen Indonesia yang mencari mobil listrik berdimensi ringkas untuk kebutuhan sehari-hari. Meski sama-sama bermain di kelas kendaraan listrik perkotaan, kedua model membawa pendekatan berbeda dalam desain, kabin, teknologi, performa, hingga kapasitas baterai.
BAIC membentuk T1 dengan sentuhan crossover yang terlihat dari proporsi bodi dan penggunaan roda berukuran besar. Sebaliknya, BYD mempertahankan identitas Dolphin sebagai hatchback listrik aerodinamis melalui bahasa desain Ocean Aesthetics.
Perbedaan konsep tersebut membuat keduanya menawarkan daya tarik masing-masing. Konsumen pun perlu melihat spesifikasinya secara lebih rinci untuk menentukan mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan.
BAIC T1 Punya Dimensi Lebih Besar
BAIC T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.573 mm, serta jarak sumbu roda 2.750 mm. Sementara itu, BYD Dolphin mencatat panjang 4.290 mm, lebar 1.770 mm, tinggi 1.570 mm, dan wheelbase 2.700 mm.
Berdasarkan angka tersebut, T1 lebih panjang 47 mm dan lebih lebar 80 mm daripada Dolphin. BAIC juga memberikan jarak antarsumbu roda tambahan sebesar 50 mm.
Proporsi itu berpotensi memberikan keuntungan bagi T1 dalam menyediakan ruang kabin. Selain itu, gaya crossover membuat mobil listrik BAIC tersebut memiliki penampilan yang lebih berisi.
BAIC memasangkan pelek 18 inci dengan ban berukuran 215/55 R18 pada T1. BYD menggunakan pelek 16 inci untuk Dolphin Dynamic, sedangkan Dolphin Premium memperoleh pelek 17 inci.
Kabin Menawarkan Pendekatan Berbeda
Perbandingan BAIC T1 vs BYD Dolphin berlanjut ke interior. BAIC mengandalkan layar instrumen digital 8,8 inci dan layar tengah berukuran 15,6 inci. Sistem multimedia T1 juga mendukung Apple CarPlay serta EasyConnection.
BAIC memberikan jok berlapis kulit dan pengaturan elektrik untuk pengemudi maupun penumpang depan. Pabrikan turut menambahkan ventilasi pada kedua jok tersebut untuk meningkatkan kenyamanan.
T1 juga mempunyai panoramic roof seluas 2,34 meter persegi. Selain itu, BAIC menyediakan 32 titik penyimpanan di berbagai bagian kabin. Pengguna dapat merebahkan kursi depan hingga rata, sedangkan bangku belakang menawarkan konfigurasi lipat 60:40.
BYD mengambil arah berbeda dengan menonjolkan nuansa futuristis. Dolphin membawa layar sentral 12,8 inci yang dapat berputar secara elektrik. Mobil ini juga menyediakan panel instrumen digital, pengisian daya nirkabel, enam speaker, dan panoramic glass roof.
Desain dashboard, konsol tengah, serta panel pintu yang ekspresif memperkuat karakter interior Dolphin.

Perbandingan BAIC T1 vs BYD Dolphin.
Teknologi ADAS Menjadi Salah Satu Daya Tarik
BAIC memberikan berbagai teknologi bantuan berkendara pada T1. Daftar tersebut mencakup Automatic Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Adaptive Cruise Control (ACC), Integrated Cruise Control Assist (ICA), Traffic Jam Assist (TJA), Lane Departure Warning (LDW), dan Pedestrian Collision Warning (PCW).
Pengemudi juga mendapatkan kamera 360 derajat dan Automatic Parking Assist (APA). Teknologi APA membantu pengemudi ketika melakukan manuver parkir.
BAIC turut menawarkan fungsi Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Vehicle (V2V). Kedua fitur tersebut memperluas pemanfaatan energi baterai untuk kebutuhan perangkat elektronik maupun kendaraan lain.
BYD Dolphin juga membawa rangkaian ADAS. Fitur keselamatannya meliputi Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Blind Spot Detection, Lane Change Collision Warning, Rear Cross Traffic Alert, serta Rear Cross Traffic Brake.
Selain kamera 360 derajat, Dolphin mempunyai tujuh airbag. Dengan demikian, masing-masing mobil membawa keunggulan tersendiri dalam aspek teknologi dan perlindungan penumpang.
Performa Dolphin Premium Jauh Lebih Besar
BAIC T1 mengandalkan Permanent Magnet Synchronous Motor dengan keluaran maksimum 70 kW atau sekitar 94 dk. Motor tersebut menghasilkan torsi 176 Nm dan bekerja melalui transmisi single-speed. BAIC menyebut kecepatan tertinggi T1 dapat melampaui 150 kpj.
BYD menyediakan dua konfigurasi performa untuk Dolphin. Varian Dynamic Standard Range menghasilkan tenaga 70 kW atau sekitar 94 dk dan torsi 180 Nm. Angka itu menempatkan performanya cukup dekat dengan BAIC T1.
Namun, Dolphin Premium Extended Range membawa spesifikasi yang jauh lebih bertenaga. Motor listriknya sanggup menghasilkan 150 kW atau sekitar 204 dk serta torsi 310 Nm.
BYD mengklaim Dolphin Premium dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 kpj dalam 7 detik. Sementara Dolphin Dynamic memerlukan 12,3 detik untuk menyelesaikan akselerasi yang sama.
Karena itu, konsumen yang memprioritaskan tenaga akan menemukan keunggulan lebih besar pada Dolphin Premium. Sebaliknya, karakter performa T1 lebih dekat dengan Dolphin Dynamic.
Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh
BAIC memasang baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh pada T1. Berdasarkan standar CLTC, mobil ini mencatat klaim jarak tempuh hingga 425 km. Sementara pengujian WLTC menghasilkan jarak lebih dari 310 km.
Untuk pengisian cepat, BAIC menyebut baterai dapat meningkatkan kapasitas dari 30 persen menuju 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit.
BYD Dolphin menggunakan Blade Battery. Varian Dynamic Standard Range membawa baterai 44,9 kWh dengan klaim daya jelajah mencapai 410 km berdasarkan standar NEDC.
Sementara itu, Dolphin Premium Extended Range memakai baterai 60,48 kWh. BYD mengklaim varian tersebut mampu menempuh hingga 490 km berdasarkan NEDC.
Konsumen perlu memperhatikan perbedaan metode pengujian saat membaca angka tersebut. BAIC menggunakan CLTC dan WLTC, sedangkan angka Dolphin menggunakan NEDC. Oleh sebab itu, klaim jarak tempuh keduanya tidak bisa dibandingkan secara langsung hanya berdasarkan angka maksimum.
Harga BAIC T1 dan BYD Dolphin
Persaingan BAIC T1 vs BYD Dolphin semakin ketat ketika melihat banderolnya. Berdasarkan informasi harga yang tercantum dalam materi sumber, BAIC T1 memiliki harga khusus Rp373 juta on the road Jakarta.
BYD Dolphin Dynamic Standard Range berada di kisaran Rp369 juta. Sementara itu, konsumen perlu menyiapkan sekitar Rp425 juta untuk Dolphin Premium Extended Range.
Dengan susunan harga tersebut, T1 berada di antara kedua varian Dolphin. Selisih BAIC T1 dengan Dolphin Dynamic juga relatif tipis.
T1 menawarkan bodi lebih besar, wheelbase lebih panjang, pelek 18 inci, layar tengah 15,6 inci, panoramic roof berukuran besar, ventilasi jok depan, serta Automatic Parking Assist.
Di sisi lain, Dolphin Premium memberikan motor yang jauh lebih bertenaga sekaligus kapasitas baterai lebih besar dibandingkan T1.
BAIC T1 vs BYD Dolphin, Mana yang Lebih Menarik?
BAIC T1 menawarkan kombinasi menarik bagi konsumen yang mengutamakan dimensi bodi, kelengkapan kabin, kenyamanan, serta nuansa crossover. Berbagai fitur seperti jok depan berventilasi, layar tengah besar, APA, V2L, dan V2V ikut memperkuat daya tariknya.
BYD Dolphin mempunyai keuntungan melalui dua pilihan varian dengan karakter berbeda. Dynamic Standard Range menawarkan performa yang relatif sekelas dengan T1, sedangkan Premium Extended Range memberikan peningkatan signifikan pada tenaga dan kapasitas baterai.
Pada akhirnya, pilihan antara BAIC T1 vs BYD Dolphin bergantung pada kebutuhan konsumen. T1 lebih menonjolkan dimensi dan kelengkapan fitur, sementara Dolphin memberikan fleksibilitas pilihan antara varian yang lebih terjangkau dan versi Premium dengan performa lebih tinggi.