Persebaya Surabaya – memastikan langkah ke partai puncak Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal. Kemenangan tersebut membuat tim berjuluk Bajul Ijo berhak melaju ke final dan akan menghadapi Persib Bandung dalam perebutan gelar juara.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8/2026) malam WIB berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan berusaha menguasai jalannya pertandingan. Meski menciptakan sejumlah peluang, kedua kubu kesulitan mencetak gol sepanjang sebagian besar babak pertama karena rapatnya lini pertahanan lawan.
Persebaya akhirnya berhasil memecah kebuntuan tepat menjelang turun minum. Gol semata wayang dalam pertandingan itu lahir melalui sundulan bek andalan Yuran Fernandes yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Francisco Rivera. Bola hasil tandukan tersebut gagal di antisipasi penjaga gawang Arema FC sehingga mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Persebaya. Selain memberikan keunggulan sebelum jeda pertandingan, gol itu juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain untuk menjaga ritme permainan pada babak kedua.
Gol Yuran Fernandes Jadi Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, Arema FC mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Tim berjuluk Singo Edan beberapa kali membangun serangan dari sisi sayap maupun melalui kombinasi umpan pendek di area tengah lapangan.
Namun, lini pertahanan Persebaya tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya yang dilakukan para pemain Arema. Organisasi pertahanan yang solid membuat peluang bersih lawan sangat terbatas sepanjang pertandingan.
Situasi semakin sulit bagi Arema ketika pertandingan memasuki menit ke-67. Diego Landis harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dari wasit akibat pelanggaran terhadap Miguel Pereira. Keputusan tersebut membuat Arema harus menyelesaikan sisa pertandingan hanya dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain di manfaatkan Persebaya untuk mengendalikan tempo permainan. Bajul Ijo lebih banyak menguasai bola dan berupaya menjaga keseimbangan antara menyerang serta bertahan agar keunggulan tetap terpelihara hingga peluit panjang di bunyikan.
Di sisi lain, Arema tetap berusaha memberikan perlawanan meskipun bermain dengan kekurangan satu pemain. Semangat juang mereka terlihat hingga menit-menit akhir, tetapi berbagai peluang yang tercipta belum mampu di konversi menjadi gol penyama kedudukan.

Ilustrasi logo Piala Presiden 2026.
Persebaya Tantang Persib Bandung di Final
Hasil akhir 1-0 memastikan Persebaya menjadi tim kedua yang melangkah ke final Piala Presiden 2026. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi skuad asuhan Bajul Ijo setelah mampu melewati salah satu rival terkuat di kompetisi pramusim tersebut.
Di partai final, Persebaya akan berhadapan dengan Persib Bandung yang sebelumnya telah memastikan tiket lebih dulu. Tim berjuluk Maung Bandung sukses mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada semifinal lainnya sehingga berhak tampil di laga perebutan gelar.
Pertemuan antara Persebaya dan Persib di perkirakan akan berlangsung menarik. Kedua tim sama-sama menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen dan memiliki materi pemain yang mampu menentukan jalannya pertandingan.
Selain itu, duel dua klub besar tersebut juga di prediksi menyita perhatian pecinta sepak bola nasional. Baik Persebaya maupun Persib memiliki basis suporter yang besar sehingga atmosfer pertandingan di perkirakan berlangsung meriah.
Jadwal Final dan Perebutan Tempat Ketiga
Panitia telah menjadwalkan partai final Piala Presiden 2026 pada Kamis (6/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Stadion tersebut kembali menjadi saksi perebutan gelar juara antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.
Sementara itu, Arema FC masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif. Singo Edan di jadwalkan menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga yang juga di gelar pada hari yang sama.
Laga perebutan tempat ketiga tetap menjadi pertandingan penting bagi kedua tim. Selain menjadi kesempatan mengakhiri turnamen dengan kemenangan, pertandingan tersebut juga dapat di manfaatkan sebagai evaluasi sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026.
Di sisi lain, perhatian utama publik sepak bola Indonesia tentu akan tertuju pada final antara Persebaya dan Persib. Kedua tim di pastikan berusaha menampilkan permainan terbaik demi mengangkat trofi Piala Presiden 2026 sekaligus membangun kepercayaan diri menjelang bergulirnya musim kompetisi yang baru.