Gamer – Harus menunggu lebih lama untuk mencoba Steam Machine, perangkat gaming terbaru dari Valve. Krisis memori global menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan peluncuran perangkat ini tertunda.
Rencana Awal Peluncuran
Valve pertama kali memperkenalkan Steam Machine pada November 2025 dan menargetkan perilisan awal tahun 2026. CEO AMD, Lisa Su, juga menyatakan bahwa pengiriman perangkat ini akan di mulai dalam waktu dekat. Namun, situasi pasar teknologi membuat jadwal tersebut sulit di penuhi.
Dalam update terbaru, Valve menegaskan masih menargetkan peluncuran Steam Machine pada paruh pertama tahun 2026. Meski begitu, perusahaan belum menetapkan harga resmi maupun tanggal pasti untuk ketersediaan perangkat di pasaran. Selain itu, produk lain dari Valve, seperti Steam Frame VR Headset, juga mengalami penundaan yang serupa.
Penyebab Penundaan
Valve menyebut kelangkaan komponen memori dan storage sebagai penyebab utama penundaan. Krisis global ini membuat perusahaan harus meninjau ulang jadwal pengiriman dan penetapan harga. Selain itu, harga komponen yang terus meningkat memengaruhi strategi peluncuran mereka.
Valve menjanjikan pembaruan informasi secepat mungkin. Dalam sebuah posting, Valve menulis, “Kami akan terus memberi informasi terbaru sebisa mungkin saat kami menyelesaikan rencana tersebut secepat mungkin,” seperti di kutip dari Engadget pada Sabtu (7/2/2026). Pernyataan ini menegaskan komitmen Valve untuk tetap transparan kepada penggemar meski menghadapi tantangan pasokan.

Foto: Valve
Spesifikasi Steam Machine
Steam Machine hadir dengan desain PC gaming berbentuk kubus, dilengkapi CPU dan GPU custom dari AMD. Valve mengklaim perangkat ini memiliki daya komputasi enam kali lipat lebih tinggi di banding Steam Deck. Perangkat ini juga mampu mendukung game 4K 60 fps dengan teknologi FSR (FidelityFX Super Resolution).
Dalam uji coba awal, Valve menyatakan sebagian besar game Steam dapat berjalan lancar pada pengaturan tersebut. Meski begitu, beberapa game masih membutuhkan upscaling, dan beberapa game lain berjalan lebih optimal pada framerate yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan fleksibilitas perangkat sekaligus batasan yang perlu di perhatikan gamer sebelum membeli.
Kemudahan Upgrade oleh Pengguna
Valve menekankan bahwa Steam Machine di rancang untuk mudah di upgrade. Pengguna dapat mengakses SSD dan RAM perangkat dengan mudah jika ingin meningkatkan performa sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini memungkinkan perangkat tetap relevan dalam jangka panjang, mengingat tren game modern menuntut hardware yang terus berkembang.
Dampak bagi Penggemar dan Industri
Penundaan peluncuran Steam Machine memberi dampak bagi gamer yang menantikan perangkat ini sebagai alternatif PC gaming high-end. Selain itu, situasi ini mencerminkan masalah lebih luas dalam industri teknologi global, terutama kelangkaan komponen memori dan storage yang memengaruhi rencana banyak perusahaan.
Meski begitu, Valve tetap berfokus pada kualitas pengalaman gaming. Dengan kemampuan 4K 60 fps, dukungan upgrade mudah, dan daya komputasi tinggi, Steam Machine tetap menawarkan potensi besar bagi penggemar PC gaming yang ingin perangkat futuristik dan fleksibel.
Kesimpulan
Steam Machine dari Valve menghadapi penundaan peluncuran karena krisis global memori dan storage. Perusahaan masih menargetkan peluncuran pada paruh pertama 2026, meskipun harga dan tanggal resmi belum di umumkan. Dengan spesifikasi canggih, performa tinggi, dan kemampuan upgrade mudah, Steam Machine tetap menjadi perangkat yang dinantikan oleh gamer dan penggemar PC. Valve berkomitmen memberi pembaruan informasi secara berkala, sehingga konsumen dapat merencanakan pembelian dengan lebih jelas.
Gamer disarankan untuk terus mengikuti update resmi Valve, karena peluncuran Steam Machine bisa menjadi salah satu momen penting dalam industri PC gaming tahun ini.