Bahar Bin Smith – Menghadiri pemeriksaan terkait dugaan pengeroyokan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Mapolres Metro Tangerang Kota. Pemeriksaan ini berlangsung sejak Selasa malam (10/2/2026). Meskipun polisi menjadwalkan pemeriksaan ulang pada Rabu (11/2/2026), Bahar datang lebih awal dan langsung mengikuti proses penyidikan. Hingga kini, ia masih berada di ruang pemeriksaan untuk memberikan keterangan secara lengkap.
Pengamanan dan Pengaturan Arus di Mapolres
Sejak kedatangan Bahar, kepolisian memperketat pengamanan. Gerbang Mapolres yang biasanya terbuka lebar kini hanya dapat dilalui satu sepeda motor. Polisi menggunakan pengaturan ini untuk mengendalikan arus masuk dan keluar area pemeriksaan, sehingga proses berjalan aman dan tertib.
Selain itu, anggota Brimob bersiaga lengkap dengan perlengkapan serba hitam di halaman Mapolres. Mobil taktis mereka terparkir strategis, dekat lokasi pengawasan. Kehadiran Brimob memberi rasa aman bagi aparat dan publik yang mengikuti perkembangan kasus. Sementara itu, Polres Metro Tangerang Kota belum mengeluarkan keterangan resmi, dan kuasa hukum Bahar, Ichwan Tuankotta, juga belum merespons panggilan wartawan.
Pemanggilan Kedua Bahar bin Smith
Polisi menjadwalkan pemeriksaan pertama Bahar pada Rabu (4/2/2026), namun ia tidak hadir karena kuasa hukumnya sedang menangani perkara lain. Ketidakhadiran ini mendorong kepolisian menerbitkan panggilan kedua. Pemanggilan ulang dijadwalkan pada Rabu (11/2/2026), pukul 10.00 WIB, untuk memastikan penyidikan dapat berjalan tanpa hambatan.
Pemeriksaan ulang ini menegaskan komitmen Polres Metro Tangerang Kota dalam menjalankan proses hukum secara profesional dan transparan. Polisi ingin memastikan setiap langkah pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum maupun publik.

Habib Bahar bin Smith minta pemeriksaan polisi di Polres Tangerang Kota ditunda.
Kapolres Tegaskan Profesionalisme Penyidikan
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan tanggung jawab penuh atas proses penyidikan. Ia menyampaikan:
“Saya akan bertanggung jawab penuh terhadap proses penyidikan ini sampai tuntas. Jangan ragu terhadap profesionalisme Polri, khususnya Polres Metro Tangerang Kota. Semua penyidikan berjalan transparan karena diawasi lembaga internal maupun eksternal.”
Dengan pernyataan ini, publik mendapat kepastian bahwa seluruh pemeriksaan Bahar mengikuti prosedur hukum. Selain itu, pengawasan internal dan eksternal menjamin bahwa tidak ada intervensi dari pihak luar, sehingga proses hukum tetap adil dan akuntabel.
Fokus Pemeriksaan terhadap Kasus Dugaan Pengeroyokan
Pemeriksaan Bahar berfokus pada dugaan pengeroyokan terhadap anggota Banser. Polisi memanggil Bahar untuk memberikan keterangan rinci dan menjelaskan kronologi kejadian. Selama pemeriksaan, penyidik menggali informasi penting terkait saksi, bukti, dan kronologi peristiwa.
Sementara itu, polisi menyiapkan langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga kelancaran proses penyidikan. Pengawasan ketat di area Mapolres, termasuk kehadiran Brimob dan pengaturan arus lalu lintas terbatas, memastikan semua pihak merasa aman dan proses hukum tidak terganggu.
Interaksi Kepolisian dan Publik
Kehadiran aparat yang tertata rapi dan pengaturan pengunjung memberi pesan kuat bahwa Polres Metro Tangerang Kota serius menegakkan hukum. Selain itu, prosedur yang transparan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyidikan kasus Bahar bin Smith. Polisi menekankan bahwa informasi dan fakta yang terkumpul dari pemeriksaan ini akan menjadi dasar proses hukum selanjutnya.
Kesimpulan
Kasus Bahar bin Smith menunjukkan pentingnya transparansi, profesionalisme, dan pengawasan dalam penegakan hukum. Pemeriksaan ulang memastikan fakta tersaji secara lengkap, sedangkan pengamanan maksimal dan pengawasan internal maupun eksternal menjaga proses tetap aman dan adil.
Selain itu, langkah-langkah kepolisian memberi pesan bahwa setiap individu yang terlibat dalam dugaan tindak pidana akan di proses sesuai hukum. Dengan strategi ini, masyarakat dapat menilai proses penyidikan sebagai upaya yang kredibel dan bertanggung jawab.
Pengamanan ketat, pemeriksaan menyeluruh, dan komitmen Kapolres Metro Tangerang Kota memperlihatkan bahwa Polri terus menegakkan hukum secara transparan, profesional, dan tanpa intervensi pihak manapun. Kasus ini menjadi contoh penting bagaimana aparat menyeimbangkan penegakan hukum dengan keamanan publik.