Anthony Joshua – Mantan juara dunia kelas berat yang pernah memegang sabuk IBF, WBA, WBO, dan IBO, baru-baru ini berlatih bersama Oleksandr Usyk, juara kelas berat WBC, WBA, dan IBF saat ini, di Kyiv, Ukraina. Video latihan ini diunggah oleh promotor terkenal, Eddie Hearn, di media sosial. Dalam video, Joshua tampak berlari di treadmill dengan fokus penuh, sementara Usyk berdiri di dekatnya, memberikan semangat. Selain itu, kehadiran Usyk menambahkan dimensi persahabatan, yang berbeda dengan ketegangan biasanya yang terlihat di ring.
Percakapan Santai yang Mempererat Hubungan
Selama latihan, Usyk memulai percakapan ringan dengan Joshua. Ia bertanya, “Apakah kamu suka kelapa?” Joshua mengangguk sedikit, yang langsung dijawab Usyk dengan senyuman, “Yes, kau suka.” Kemudian, Usyk mengenakan atasan dan celana pendek kuning serta bandana biru, warna kebanggaan Ukraina. Selanjutnya, ia bercanda seakan mereka sedang berada di Pantai Miami.
“Kita berada di Pantai Miami. Kita minum air kelapa dingin dengan es. Dan musik!” ujar Usyk sambil menari. Beatboxing lembut ikut menambah semangat suasana. Meskipun mereka sebenarnya berada di sasana tinju di Kyiv, momen ini menunjukkan bagaimana rivalitas di ring dapat berubah menjadi persahabatan di luar ring. Bahkan, Usyk menyebut Joshua seperti saudara. Dengan demikian, latihan ini menjadi lebih dari sekadar fisik; ia juga memperkuat hubungan emosional dan respek antara dua juara dunia.
Persiapan Joshua Menuju Kembali ke Ring
Eddie Hearn menegaskan bahwa Joshua telah memulai program latihan intensif. Ia menyatakan, “Juli 2026 adalah waktu yang tepat untuk kembali. Kami sedang mengeksplorasi berbagai opsi di seluruh dunia agar kembalinya Joshua optimal.” Selain itu, latihan bersama Usyk memungkinkan Joshua menguji stamina, kecepatan, dan teknik sambil belajar langsung dari juara dunia yang pernah mengalahkannya. Terlebih lagi, sesi ini membangun mental Joshua, karena ia belajar mengatasi tekanan dengan pendekatan yang lebih strategis.

Wasit memisahkan petinju Anthony Joshua (kiri) seusai menjatuhkan petinju Jake Paul (kedua kanan) di Kaseya Center, Miami, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (20/12/25). Joshua menang KO atas Jake Paul di ronde keenam.
Pemulihan dan Motivasi Setelah Tragedi
Joshua kembali berlatih setelah selamat dari kecelakaan mobil tragis di Nigeria pada Desember 2025, yang menewaskan dua rekan satu timnya, Sina Ghami dan Latif ‘Latz’ Ayodele. Akibatnya, pengalaman itu memberi motivasi baru bagi Joshua untuk mempersiapkan comeback yang lebih matang. Kecelakaan ini terjadi setelah Joshua mencatat kemenangan knockout (KO) atas Jake Paul di ronde keenam di Miami. Dengan demikian, fokus Joshua kini tidak hanya pada kemampuan fisik, tetapi juga pada kesiapan mental dan emosional.
Persahabatan yang Tumbuh dari Rivalitas
Latihan bersama Usyk menghadirkan dinamika unik. Sebelumnya, kedua petinju ini pernah bertemu di ring dan Joshua kalah dua kali pada 2021 dan 2022. Namun, kini mereka berlatih bersama, saling bertukar tips, dan mendukung satu sama lain. Sementara itu, interaksi ringan, tawa, dan tarian kecil selama latihan menunjukkan bahwa rivalitas di ring tidak selalu menghancurkan persahabatan di luar ring. Bahkan, persahabatan ini menambah dimensi psikologis dalam latihan Joshua, karena ia belajar mengendalikan tekanan sekaligus menikmati proses.
Fokus Joshua untuk Masa Depan
Joshua memanfaatkan setiap sesi latihan untuk meningkatkan kemampuan fisik, strategi, dan kepercayaan diri. Lebih dari itu, ia memperbaiki teknik, meningkatkan daya tahan, dan mempersiapkan diri menghadapi lawan potensial. Kombinasi pengalaman, disiplin, dan mental tangguh membentuk fondasi kuat untuk comeback yang sukses. Selain itu, interaksi dengan Usyk memberi wawasan tambahan mengenai strategi lawan, yang membuat persiapan Joshua lebih komprehensif.
Inspirasi bagi Dunia Tinju
Interaksi Joshua dan Usyk memberi inspirasi bagi penggemar tinju. Mereka membuktikan bahwa kompetisi tidak selalu menghapus rasa hormat dan persahabatan. Malahan, rivalitas di ring bisa berubah menjadi kolaborasi di luar ring. Dengan demikian, setiap penggemar dapat melihat sisi manusiawi dari atlet profesional. Joshua dan Usyk menunjukkan bahwa kerja keras, dedikasi, dan sportivitas tetap menjadi kunci sukses jangka panjang.
Kesimpulan
Latihan Joshua bersama Usyk di Kyiv menandai fase baru dalam kariernya. Pada saat yang sama, latihan ini menegaskan bahwa persahabatan dan sportivitas tetap penting di dunia tinju. Joshua kembali ke dunia tinju dengan semangat tinggi, fokus, dan strategi matang untuk menghadapi comeback pada Juli 2026. Dengan demikian, penggemar tinju dapat menantikan kembalinya Joshua dengan performa terbaik dan inspirasi baru bagi generasi berikutnya.