Luke Vickery mengambil keputusan penting mengenai kelanjutan kariernya setelah namanya menarik perhatian Peterborough United, klub yang berkompetisi di EFL League One atau kasta ketiga sepak bola Inggris. Pemain naturalisasi baru Timnas Indonesia tersebut memilih untuk belum meninggalkan Macarthur FC meskipun peluang berkarier di Inggris terbuka pada bursa transfer musim panas 2026.

Keputusan tersebut menarik perhatian karena kesempatan bermain di Inggris berpotensi membuka jalur bagi Vickery menuju level kompetisi yang lebih tinggi di Eropa. Namun, pemain berusia 20 tahun itu memilih pendekatan yang lebih hati-hati dalam menentukan langkah berikutnya.

Jurnalis Australia dari Talk Sport, James Dodd, mengungkap ketertarikan Peterborough United terhadap Vickery melalui akun X pribadinya. Klub Inggris tersebut melihat performa sang pemain bersama Macarthur FC sebagai alasan untuk memasukkannya ke dalam target transfer.

Meski mendapat kesempatan menjajal sepak bola Inggris, Vickery memilih tetap melanjutkan kariernya di A-League untuk sementara waktu.

Luke Vickery Belum Ingin Pindah ke Inggris

James Dodd menyebut Vickery tidak mengambil kesempatan bergabung dengan Peterborough United pada bursa transfer musim panas ini. Sang pemain menilai waktunya belum tepat untuk menghadapi tantangan baru di League One.

Pertimbangan itu bukan berarti Vickery menutup peluang bermain di Inggris pada masa mendatang. Sebaliknya, ia ingin memanfaatkan waktu bersama Macarthur FC untuk terus meningkatkan kualitas permainan sebelum kembali mengevaluasi masa depannya.

Vickery merasa dirinya masih memerlukan sekitar enam hingga 12 bulan untuk berkembang dan mempertimbangkan langkah karier berikutnya. Dengan demikian, ia dapat memperoleh lebih banyak pengalaman pertandingan sekaligus meningkatkan konsistensi sebelum mencoba kompetisi baru.

Keputusan tersebut juga membuat Vickery tetap mendapatkan kesempatan bermain di lingkungan yang sudah ia kenal. Ia dapat berfokus memperkuat performanya bersama Macarthur tanpa harus langsung beradaptasi dengan karakter sepak bola Inggris.

Performa Bersama Macarthur FC Menarik Perhatian

Ketertarikan Peterborough United tidak muncul tanpa alasan. Luke Vickery menunjukkan kontribusi menjanjikan selama memperkuat Macarthur FC.

Dalam 31 pertandingan di seluruh kompetisi, Vickery telah membukukan tujuh gol dan tiga assist. Catatan tersebut memperlihatkan kemampuannya dalam memberikan kontribusi terhadap permainan menyerang tim.

Usianya yang baru menginjak 20 tahun juga membuat peluang pengembangan kariernya masih terbuka lebar. Macarthur FC sendiri masih memiliki ikatan kontrak dengan Vickery hingga 2028.

Kontrak jangka panjang itu memberi sang pemain ruang untuk mengembangkan kemampuan tanpa harus terburu-buru mengambil keputusan mengenai kepindahan. Apabila performanya terus meningkat, bukan tidak mungkin klub-klub lain kembali menunjukkan ketertarikan pada bursa transfer berikutnya.

Pengalaman tambahan selama enam hingga 12 bulan juga dapat membantu Vickery mempersiapkan diri apabila nantinya memutuskan menerima tantangan di luar Australia.

Luke Vickery

Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery (kiri) berpose dengan rekannya Jens Raven (kanan) seusai berlatih.

Luke Vickery Bersiap Membela Timnas Indonesia

Selain perkembangan karier di level klub, perhatian terhadap Luke Vickery juga meningkat setelah ia resmi memperoleh status sebagai Warga Negara Indonesia.

Vickery menjadi WNI pada 16 Juli 2026 bersama Mitchell Baker. Namun, perjalanan keduanya bersama Timnas Indonesia berjalan berbeda. Baker sudah mendapatkan kesempatan menjalani debut pada Piala AFF 2026, sedangkan Vickery masih menunggu peluang pertamanya mengenakan seragam Garuda.

Kesempatan tersebut berpotensi datang pada September 2026. Vickery diprediksi masuk dalam pilihan Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung bersamaan dengan periode kalender pertandingan internasional.

Situasi itu membuka peluang bagi Macarthur FC untuk melepas Vickery memenuhi panggilan Timnas Indonesia apabila namanya masuk dalam skuad.

FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Menjadi Panggung Debut

Timnas Indonesia akan bersaing di Divisi Pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berada satu grup bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Indonesia menjadi tuan rumah Divisi Pertama yang berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026. Turnamen tersebut berpotensi menjadi panggung penting bagi Vickery untuk memperkenalkan kemampuannya kepada publik sepak bola Indonesia.

Kehadirannya dapat menambah pilihan pemain pada sektor sayap. Catatan gol dan assist bersama Macarthur juga menunjukkan bahwa Vickery mampu memberikan kontribusi dalam fase menyerang.

Apabila mendapat kesempatan bermain, performanya bersama Timnas Indonesia juga dapat memengaruhi perkembangan karier di level klub. Penampilan yang konsisten pada pertandingan internasional berpotensi meningkatkan pengalaman sekaligus menarik perhatian lebih banyak klub.

Untuk saat ini, Luke Vickery memilih fokus melanjutkan perkembangannya bersama Macarthur FC. Penolakan terhadap kesempatan bergabung dengan Peterborough United menunjukkan bahwa ia tidak ingin terburu-buru mengambil langkah besar.

Dengan usia yang masih muda, kontrak bersama Macarthur hingga 2028, serta peluang memperkuat Timnas Indonesia, Vickery masih mempunyai banyak ruang untuk berkembang. Enam hingga 12 bulan mendatang dapat menjadi periode penting sebelum ia kembali menentukan apakah akan tetap berkarier di Australia atau mulai mengejar tantangan baru di kompetisi Eropa.