Samsung Galaxy S26 FE menambah pilihan baru dalam keluarga Galaxy S26 setelah Samsung memperkenalkannya secara global pada Kamis, 27 Agustus 2026. Model Fan Edition terbaru ini menyasar pengguna yang menginginkan sejumlah teknologi kelas atas Samsung tanpa harus memilih varian utama Galaxy S26 yang memiliki harga lebih tinggi.

Samsung menjadwalkan penjualan global perangkat tersebut mulai 4 September 2026 dengan harga awal 699 dollar AS atau sekitar Rp 12,4 juta. Konsumen dapat memilih tiga pilihan warna, yakni Blueberry, Graphite, dan Pistachio. Sementara itu, perusahaan belum memberikan kepastian mengenai waktu pemasaran Galaxy S26 FE di Indonesia.

Posisi perangkat ini cukup menarik karena Samsung tidak hanya memperbarui performanya. Perusahaan juga merombak tampilan bodi, membawa sistem operasi yang lebih baru, memperluas kemampuan AI, serta mempertahankan beberapa karakteristik penting dari Galaxy S25 FE.

Galaxy S26 FE Tampil Lebih Ramping

Perubahan fisik menjadi salah satu pembeda antara generasi terbaru dan pendahulunya. Samsung membuat Galaxy S26 FE dengan ukuran bodi 161,6 x 76,9 x 7,4 mm.

Angka tersebut menunjukkan bahwa ketebalannya menyusut dibanding Galaxy S25 FE yang mencapai sekitar 8 mm. Samsung sekaligus mengarahkan desain perangkat ini agar lebih dekat dengan identitas visual keluarga Galaxy S26.

Pada bagian muka, layar memiliki permukaan datar dengan lubang kamera selfie pada sisi tengah atas. Bingkai di sekeliling panel terlihat relatif tipis, walaupun bagian bawah masih memiliki bezel sedikit lebih tebal.

Samsung memberikan perubahan lebih kentara pada area kamera belakang. Tiga lensa tetap tersusun vertikal, tetapi kini berada dalam satu rumah kamera berbentuk memanjang.

Konsep tersebut berbeda dari Galaxy S25 FE yang menampilkan setiap lingkaran kamera secara terpisah. Perubahan ini sekaligus menciptakan tampilan yang lebih seragam dengan desain seri Galaxy S26.

Layar 6,7 Inci Tetap Andalkan Dynamic AMOLED 2X

Meski memperbarui desain, Samsung tidak mengubah seluruh komponen perangkat. Galaxy S26 FE masih mengandalkan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus.

Panel tersebut mendukung refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan maksimalnya mencapai 1.900 nits sehingga layar tetap menawarkan visibilitas tinggi ketika pengguna berada di lingkungan terang.

Untuk menopang penggunaan sehari-hari, Samsung memasang baterai berkapasitas 4.900 mAh. Kapasitas tersebut sama dengan generasi sebelumnya.

Sistem pengisian dayanya mendukung fast charging kabel 45 watt dan pengisian nirkabel hingga 15 watt. Samsung menyebut perangkat dapat mencapai sekitar 69 persen kapasitas baterai setelah pengguna melakukan pengisian selama 30 menit.

Dalam skenario penggunaan yang Samsung jadikan acuan, baterai tersebut dapat memberikan daya tahan hingga sekitar 29 jam.

Performa Naik Berkat Prosesor Berteknologi 3 Nanometer

Peningkatan yang cukup penting terjadi pada sektor pemrosesan. Galaxy S26 FE menggunakan chipset yang Samsung produksi dengan proses fabrikasi 3 nanometer.

Samsung belum mengungkap nama prosesor tersebut dalam pengumuman produknya. Namun, laporan GSMArena mengarah pada Exynos 2500 sebagai chipset yang mengotaki Galaxy S26 FE.

Jika informasi tersebut tepat, Galaxy S26 FE memperoleh peningkatan generasi dari Galaxy S25 FE yang memakai Exynos 2400 berbasis proses 4 nanometer.

Exynos 2500 sendiri menggunakan teknologi Gate All Around atau GAA. Chip ini membawa rancangan CPU generasi lebih baru dan mengandalkan GPU berbasis AMD RDNA 3.

Kemampuan pemrosesan AI turut mendapatkan perhatian. NPU pada chipset tersebut menawarkan kemampuan komputasi sekitar 40 persen lebih tinggi, sedangkan bagian GPU membawa sekitar 33 persen lebih banyak work group.

Untuk menunjang kinerja, Samsung menyediakan RAM 8 GB. Pilihan kapasitas penyimpanan internal tersedia hingga 512 GB.

Samsung Galaxy S26 FE

Samsung Galaxy S26 FE.

Samsung Membawa One UI 9 Sejak Hari Pertama

Sistem perangkat lunak menjadi bagian penting lain dari Galaxy S26 FE. Smartphone tersebut langsung menjalankan One UI 9 berbasis Android 17 ketika pengguna pertama kali mengaktifkannya.

Kehadiran sistem tersebut membuat Galaxy S26 FE menempati posisi khusus dalam keluarga Galaxy S26. Model Fan Edition ini menjadi anggota seri tersebut yang pertama kali hadir langsung dengan One UI 9.

Samsung sebelumnya membawa versi stabil antarmuka itu ke perangkat lipat generasi terbarunya pada Juli 2026.

Selain tampilan antarmuka baru, One UI 9 membuka akses terhadap sejumlah kemampuan Galaxy AI. Beberapa fitur yang tersedia mencakup Now Brief, Now Nudge, dan Circle to Search.

Now Brief dapat menyusun informasi dalam bentuk kartu yang pengguna sesuaikan berdasarkan kebutuhan. Informasi cuaca dan data terkait wellness menjadi contoh konten yang dapat muncul pada kartu tersebut.

Now Nudge memiliki fungsi berbeda. Samsung merancang fitur ini untuk memberikan saran kontekstual dari lebih banyak aplikasi maupun notifikasi pihak ketiga sehingga pengguna bisa mengambil tindakan berdasarkan informasi yang muncul.

Sementara itu, peningkatan pada Circle to Search memungkinkan pencarian terhadap beberapa objek dalam sebuah gambar dalam satu proses. Pengguna tidak perlu menjalankan pencarian berulang untuk setiap objek yang ingin mereka identifikasi.

Empat Kamera untuk Berbagai Kebutuhan Foto dan Video

Pada sektor fotografi, Samsung memasang konfigurasi empat kamera jika menghitung kamera depan dan belakang.

Kamera belakang utamanya memiliki resolusi 50 MP serta teknologi optical image stabilization atau OIS. Kamera kedua menggunakan sensor telefoto 8 MP dengan kemampuan pembesaran optis 3x, sedangkan kamera ultrawide menawarkan resolusi 12 MP.

Samsung kemudian menempatkan kamera selfie 12 MP di bagian depan. Kamera tersebut menawarkan area pandang yang lebih luas daripada pendahulunya menurut klaim perusahaan.

Bukan hanya perangkat keras yang menjadi perhatian. Samsung membawa sejumlah fungsi fotografi dan videografi yang sebelumnya tersedia pada perangkat kelas atasnya.

Salah satunya ialah My FanCam. Teknologi tersebut dapat mengenali subjek pilihan pengguna dan mempertahankannya di area tengah video ketika subjek bergerak. Sistem akan mengatur komposisi secara otomatis mengikuti perubahan posisi selama proses perekaman.

Fitur Horizontal Lock membantu pengguna ketika merekam video sambil bergerak. Sebagai bagian dari teknologi Super Steady, sistem menjaga tampilan video tetap dalam orientasi horizontal ketika posisi smartphone berubah.

Untuk pemotretan malam, Galaxy S26 FE menawarkan Nightography. Samsung juga melengkapi perangkat dengan Photo Assist yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu proses penyempurnaan gambar melalui instruksi bahasa alami.

Samsung Siapkan Pembaruan hingga Tujuh Tahun

Dukungan jangka panjang menjadi bagian lain dari penawaran Galaxy S26 FE. Samsung menjanjikan pembaruan sistem operasi dan keamanan selama tujuh tahun.

Kebijakan tersebut berpotensi membuat perangkat tetap memperoleh perangkat lunak dan perlindungan keamanan terbaru dalam periode penggunaan yang panjang.

Samsung turut memberikan masa percobaan Google AI Pro selama enam bulan untuk perangkat ini. Paket tersebut memiliki nilai 120 dollar AS dan menawarkan kapasitas penyimpanan cloud sebesar 5 TB.

Untuk kebutuhan komunikasi dan koneksi perangkat, Galaxy S26 FE sudah mendukung jaringan seluler 5G. Samsung juga melengkapinya dengan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4.

Perangkat membawa sertifikasi IP68 sebagai perlindungan terhadap paparan debu dan air sesuai parameter standar tersebut.

Harga Galaxy S26 FE Mulai Sekitar Rp 12,4 Juta

Samsung menetapkan harga awal Galaxy S26 FE sebesar 699 dollar AS atau setara sekitar Rp 12,4 juta berdasarkan konversi ketika perangkat diperkenalkan.

Penjualan global akan berlangsung mulai 4 September 2026. Pilihan Blueberry, Graphite, dan Pistachio memberikan tiga alternatif warna kepada calon pembeli.

Samsung sampai saat ini belum mengumumkan jadwal penjualan Galaxy S26 FE untuk Indonesia. Karena itu, harga resmi, konfigurasi penyimpanan yang tersedia, serta waktu pemasarannya di Tanah Air masih harus menunggu pengumuman berikutnya.

Secara keseluruhan, Galaxy S26 FE menawarkan pendekatan berbeda dari sekadar memangkas spesifikasi flagship. Samsung mempertahankan layar AMOLED 120 Hz dan baterai 4.900 mAh, tetapi meningkatkan sektor pemrosesan sekaligus membawa One UI 9, kemampuan Galaxy AI, desain yang lebih tipis, dan sistem kamera yang fleksibel.

Kombinasi tersebut menempatkan Samsung Galaxy S26 FE sebagai pilihan di bawah model flagship utama bagi konsumen yang tetap mengutamakan performa, kamera, fitur AI, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang.