Fitur IPhone Duo membawa perubahan besar dalam perjalanan ponsel buatan Apple setelah perusahaan tersebut resmi memasuki pasar perangkat lipat. Apple memperkenalkan iPhone Duo pada Rabu (9/9/2026) waktu Amerika Serikat bersamaan dengan iPhone 18 Pro. Kehadiran perangkat ini sekaligus menandai perubahan desain terbesar pada keluarga iPhone sejak generasi pertamanya muncul sekitar 19 tahun lalu.

Apple tidak hanya menawarkan mekanisme layar lipat sebagai pembeda. Perusahaan asal Cupertino tersebut juga memanfaatkan bentuk baru iPhone Duo untuk menghadirkan sejumlah kemampuan yang sebelumnya tidak tersedia pada iPhone konvensional.

Ketika pengguna membuka perangkat sepenuhnya, layar utama iPhone Duo membentang hingga 7,6 inci. Ukuran tersebut menjadikannya layar terbesar yang pernah Apple hadirkan pada sebuah iPhone. Sementara itu, layar luar berukuran 5,4 inci memungkinkan pengguna tetap menjalankan berbagai fungsi ketika perangkat dalam keadaan terlipat.

Selain mengubah perangkat keras, Apple menyesuaikan iOS 27 dengan karakter layar yang lebih luas. Optimalisasi tersebut memungkinkan pengguna menjalankan aktivitas multitasking secara lebih fleksibel. Bahkan, Apple turut membawa dukungan Apple Pencil ke iPhone untuk pertama kalinya.

Lantas, apa saja kemampuan baru yang membedakan ponsel lipat perdana Apple ini dari iPhone sebelumnya? Berikut empat fitur iPhone Duo yang menjadi debut dalam lini ponsel Apple.

Split View Hadir untuk Pertama Kalinya di iPhone

Salah satu fitur iPhone Duo yang paling menonjol terdapat pada kemampuan multitasking. Melalui Split View, pengguna dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus secara berdampingan pada layar utama.

Apple memanfaatkan panel 7,6 inci agar pengguna memperoleh ruang kerja yang lebih luas. Sebagai contoh, seseorang dapat membuka Safari pada satu sisi layar sambil menulis informasi penting melalui Notes di sisi lainnya. Dengan demikian, pengguna tidak perlu terus berpindah dari satu aplikasi menuju aplikasi lain.

Konsep multitasking semacam ini memang bukan sesuatu yang benar-benar baru dalam industri smartphone. Sejumlah ponsel Android, khususnya perangkat lipat, telah lama menyediakan kemampuan serupa. Namun, iPhone Duo menjadi perangkat pertama dalam keluarga iPhone yang menawarkan Split View secara native.

Menariknya, pengguna tidak harus menjalankan dua aplikasi berbeda. Sistem juga memungkinkan dua jendela dari aplikasi yang sama tampil secara bersamaan. Misalnya, pengguna dapat menempatkan dua halaman Safari berdampingan ketika ingin membandingkan produk saat berbelanja melalui internet.

Selain itu, pengguna dapat menyimpan kombinasi aplikasi yang sering mereka jalankan bersama. Fitur tersebut mempermudah akses ketika mereka ingin kembali menggunakan pasangan aplikasi yang sama pada kesempatan berikutnya.

Kamera Depan Bersembunyi di Balik Layar Utama

Perubahan berikutnya menyentuh desain kamera depan. Untuk pertama kalinya, Apple menempatkan kamera FaceTime di bawah panel layar pada sebuah iPhone.

Teknologi tersebut membuat layar utama iPhone Duo terlihat lebih utuh ketika pengguna tidak mengaktifkan kamera. Dengan pendekatan ini, Apple tidak perlu menempatkan lubang kamera atau elemen seperti Dynamic Island pada area layar utama 7,6 inci.

Pengguna dapat memanfaatkan kamera tersebut untuk melakukan selfie maupun panggilan video ketika membuka perangkat. Selain itu, desain lipat memberikan keuntungan lain. Pengguna dapat menempatkan iPhone Duo dalam posisi setengah terbuka sehingga perangkat mampu berdiri untuk mendukung panggilan video tanpa harus terus memegangnya.

Meski demikian, Apple tidak memakai kamera bawah layar itu sebagai sensor Face ID. Sebagai alternatif autentikasi biometrik, perusahaan membenamkan Touch ID pada tombol di sisi perangkat. Pengguna cukup menyentuh tombol tersebut untuk melakukan verifikasi identitas.

fitur iPhone Duo

iPhone Duo varian warna Night Sky.

Apple Pencil Akhirnya Bisa Digunakan pada iPhone

Selama bertahun-tahun, Apple mengarahkan Apple Pencil untuk pengguna iPad. Namun, kehadiran iPhone Duo mengubah kebiasaan tersebut karena Apple untuk pertama kalinya membawa dukungan stylus buatannya ke keluarga iPhone.

Menurut rencana perusahaan, dukungan Apple Pencil USB-C akan hadir melalui pembaruan perangkat lunak pada akhir 2026. Setelah pembaruan tersedia, pengguna dapat memanfaatkan stylus tersebut pada layar utama maupun layar luar iPhone Duo.

Kemampuan ini membuka lebih banyak kemungkinan penggunaan. Misalnya, pemilik perangkat dapat menulis catatan dengan tangan, membuat sketsa, atau memberikan anotasi langsung pada dokumen.

Layar utama berukuran 7,6 inci juga memberikan ruang yang lebih nyaman untuk aktivitas berbasis stylus. Oleh karena itu, iPhone Duo tidak hanya berfungsi sebagai smartphone, tetapi juga menawarkan sejumlah pengalaman yang selama ini lebih identik dengan iPad.

Siri Camera Mode Membuat Kamera Menjadi Mata untuk Siri

Apple juga memperkenalkan pengalaman baru melalui Siri Camera Mode. Fitur ini memungkinkan Siri memperoleh informasi visual dari objek yang pengguna arahkan melalui kamera iPhone Duo.

Pengguna dapat mengaktifkan fungsi tersebut melalui Camera Control. Setelah itu, mereka cukup mengarahkan kamera menuju benda tertentu lalu mengajukan pertanyaan kepada Siri mengenai objek tersebut.

Dengan kemampuan itu, kamera tidak lagi hanya berfungsi untuk merekam foto dan video. Siri dapat menggunakan informasi visual sebagai konteks untuk memahami pertanyaan sekaligus menentukan tindakan berikutnya.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengarahkan kamera ke sebuah benda yang tidak mereka kenali. Selanjutnya, pengguna bisa meminta Siri menjelaskan benda tersebut. Siri AI kemudian menganalisis konteks visual dan memberikan respons berdasarkan informasi yang tersedia.

Kemampuan tersebut menjadi bagian dari generasi baru Siri yang hadir dalam versi beta bersama iOS 27. Apple mengembangkan asistennya agar mampu memahami konteks pengguna secara lebih mendalam. Selain itu, Siri dapat mengenali informasi pada layar serta menjalankan tindakan berdasarkan konten yang sedang pengguna lihat.

Namun, ketersediaan bahasa masih terbatas pada tahap awal. Pada September 2026, Siri AI versi beta baru mendukung perangkat dengan pengaturan bahasa Inggris. Apple merencanakan dukungan bahasa Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol pada Oktober. Sementara itu, perusahaan belum memasukkan bahasa Indonesia ke dalam daftar tersebut.

Harga iPhone Duo Mulai Sekitar Rp35 Juta

Selain menawarkan desain dan fitur baru, iPhone Duo menempati kelas premium melalui banderol yang cukup tinggi. Apple menetapkan harga awal 1.999 dollar AS atau sekitar Rp35 juta untuk varian dengan penyimpanan 256 GB.

Varian 512 GB memiliki harga 2.199 dollar AS atau sekitar Rp38,5 juta. Kemudian, konsumen yang membutuhkan penyimpanan 1 TB perlu menyiapkan 2.599 dollar AS atau sekitar Rp45,5 juta. Adapun versi tertinggi dengan kapasitas 2 TB mencapai 3.199 dollar AS atau kurang lebih Rp56 juta.

Apple menjadwalkan pembukaan pre-order iPhone Duo di Amerika Serikat dan sejumlah negara mulai 16 Oktober 2026. Setelah periode pemesanan awal tersebut, perusahaan akan mulai menyediakan perangkat kepada konsumen pada 23 Oktober 2026.

Kehadiran iPhone Duo akhirnya membawa Apple memasuki kategori smartphone lipat sekaligus memperluas fungsi iPhone. Layar besar, Split View, kamera bawah layar, dukungan Apple Pencil, dan integrasi visual Siri menunjukkan bahwa Apple tidak sekadar mengubah bentuk perangkat.

Lebih jauh, fitur iPhone Duo memperkenalkan pola penggunaan baru yang sebelumnya tidak tersedia pada keluarga iPhone. Perangkat ini sekaligus menjadi langkah awal Apple dalam memanfaatkan desain layar lipat untuk menggabungkan fungsi smartphone dengan pengalaman multitasking yang lebih luas.